Silvia juga menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan baksos ini bukan hanya sekadar berbagi materi.
Tetapi juga menumbuhkan nilai kepedulian sosial, baik bagi orang tua siswa, pihak sekolah, maupun para siswa yang terlibat langsung.
“Harapan kami, kegiatan ini membawa keberkahan dan pahala untuk Jam’iyyah, OSIS, dan SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon."
"Selain itu, masyarakat dan orang tua siswa juga bisa melihat bahwa kami peduli dengan lingkungan sekitar sekolah,” jelasnya.
Ke depan, Jam’iyyah berharap semakin banyak orang tua siswa yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial.
Dengan dukungan yang lebih luas, cakupan bantuan diharapkan tidak hanya terbatas di sekitar sekolah, tetapi bisa menjangkau wilayah yang lebih luas lagi.
Selain bakti sosial, Silvia memaparkan bahwa Jam’iyyah SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon memiliki berbagai program lain yang telah berjalan secara rutin.
BACA JUGA:Kasus Guru PAI SMAN 3 Kuningan Disorot, Posbakum Nilai Perlu Uji Dugaan Rekayasa
Salah satunya adalah Kajian Parenting yang berkolaborasi dengan DKM Masjid Sayyidin Panatagama SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon.
Program ini bertujuan memperkuat sinergi pendidikan antara orang tua dan sekolah.
“Selain itu, dari bidang pendanaan kami juga sempat membuat kalender 2026 yang diperuntukkan bagi orang tua dan staf sekolah."
"Ke depan, kami juga akan kembali berkolaborasi dengan OSIS dalam kegiatan Malfest,” ungkapnya.
Memasuki bulan Ramadan, Jam’iyyah dan OSIS juga telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan.
Di antaranya kunjungan ke panti asuhan pada siang hari, pembagian takjil di beberapa titik Kota Cirebon pada sore hari, serta bakti sosial lanjutan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam kesempatan tersebut, Silvia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim bidang sosial Jam’iyyah yang telah bekerja maksimal menyukseskan kegiatan baksos.
Ia secara khusus menyebut peran aktif Ibu Elisa dan Ibu Lia yang dinilai all out dari tahap persiapan hingga pelaksanaan.