Kesempatan emas untuk membalikkan situasi akan hadir di leg kedua yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Rabu (18/2) mendatang.
BACA JUGA:Pengiriman TNI ke Gaza, TB Hasanuddin Ingatkan Bahayanya: Jangan Sampai Jadi Eksperimen
Bermain di hadapan publik sendiri tentu menjadi suntikan energi tambahan bagi Persib. Namun, tantangan yang dihadapi tidak ringan.
Untuk lolos ke fase berikutnya, Persib wajib menang dengan selisih minimal empat gol tanpa kebobolan.
Hodak tetap optimistis. Ia bahkan menilai penampilan timnya pada leg pertama tidak sepenuhnya buruk.
Menurutnya, ada faktor non-teknis yang cukup memengaruhi performa tim, salah satunya kondisi cuaca di Thailand yang lembap.
“Di babak pertama kami bermain lebih baik. Ada beberapa faktor seperti perbedaan cuaca dan kondisi lainnya. Kami kalah, tetapi bukan berarti bermain buruk,” jelasnya.
Fokus dan Percaya Diri Jadi Kunci
Kini, fokus penuh diarahkan ke laga penentuan. Hodak menegaskan seluruh pemain harus melupakan hasil sebelumnya dan menatap pertandingan berikutnya dengan keyakinan tinggi.
Atmosfer GBLA diprediksi akan bergemuruh, memberi tekanan balik kepada tim tamu. Jika mampu tampil efektif dan menjaga konsentrasi sepanjang laga, peluang comeback dramatis tetap terbuka.
“Kami percaya masih bisa melakukan sesuatu. Sekarang fokus sepenuhnya ke pertandingan berikutnya,” tutup Hodak.
Leg kedua nanti bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah ujian mental, harga diri, sekaligus kesempatan Persib Bandung membuktikan kapasitasnya di level Asia.