“Kami mohon maaf kepada masyarakat Galunggung. Tim teknisi sudah hadir dan saat ini sedang melakukan perbaikan. Mudah-mudahan segera normal kembali,” tambahnya.
Pasca perbaikan pipa utama, kapasitas distribusi air PDAM Kota Cirebon mencapai 850 liter per detik. Angka tersebut merupakan kapasitas maksimal sesuai izin dan spesifikasi jaringan pipa.
“Sekitar 850 liter per detik. Itu sudah sesuai izin dan kapasitas pipa yang ada,” terang Sofyan.
Ia juga memastikan titik kebocoran pada pipa berdiameter 600 milimeter (mm) di kawasan Plangon telah ditutup dengan baik.
BACA JUGA:DPRD Tinjau Lokasi Bocornya Pipa PDAM
Saat ini, fokus pekerjaan bergeser pada penguatan badan jalan agar tidak kembali terdampak beban kendaraan berat di atasnya.
Untuk pekerjaan penguatan jalan, PDAM bekerja sama dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Pengawasan teknis akan dilakukan oleh instansi terkait guna memastikan kualitas pekerjaan.
“Sudah ditutup kebocorannya. Tinggal penguatan jalan agar ke depan tidak terganggu lagi saat terkena beban kendaraan. Kami kerja sama dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat untuk pengawasannya,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebocoran pipa distribusi air bersih terjadi pada Kamis dini hari, 5 Februari 2026, di kawasan Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Kebocoran pipa utama berdiameter 600 mm tersebut sempat berdampak luas pada layanan air bersih di Kota Cirebon.
Kini, setelah perbaikan transmisi rampung, warga Galunggung tinggal menunggu penyelesaian pompa agar suplai air bersih kembali normal sepenuhnya. (rdh)