Tragedi Laut Indramayu: Perahu Nelayan Tenggelam Diduga Ditabrak Tongkang

Minggu 01-03-2026,22:06 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Kecelakaan terjadi di perairan Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu, Sabtu malam (28/2/2026).

Sebuah perahu nelayan bernama KM Almujib dilaporkan tenggelam usai diduga tertabrak kapal tongkang yang melintas di lokasi kejadian.

Insiden memilukan tersebut menyebabkan dua nelayan meninggal dunia, empat lainnya masih dinyatakan hilang. 

Sementara itu, dua korban berhasil selamat setelah berjuang terapung di tengah laut selama berjam-jam.

BACA JUGA:Beraksi Saat Tarawih, Pencuri Motor di Masjid Ditembak Polisi Saat Coba Kabur

BACA JUGA:Duel Klasik Persebaya vs Persib: Misi Balas Dendam Maung Bandung di Surabaya

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan resmi dari jajaran Sat Polairud Polres Indramayu, peristiwa bermula saat KM Almujib berangkat dari Karangsong menuju perairan Pulau Biawak sekitar pukul 13.00 WIB dengan membawa delapan anak buah kapal (ABK). 

Kapal berukuran 6 GT itu dinakhodai Jupri Priyanto alias Kempot (35).

Sekitar pukul 16.00 WIB, para nelayan mulai menebar jaring hingga satu jam kemudian. Setelah membersihkan kapal, seluruh ABK beristirahat pada malam hari.

BACA JUGA:Buka Puasa di Hotel Santika Cirebon: All You Can Eat Rp150 Ribu, Berhadiah Tabungan Umroh!

Namun nahas, sekitar pukul 22.00 WIB, sebuah kapal tongkang bernomor lambung 3009 mendekat dan menghantam lambung kiri KM Almujib dalam kondisi mesin kapal nelayan mati.

Benturan keras membuat kapal terseret kurang lebih 10 menit hingga air laut masuk dan kapal akhirnya terbalik.

Dalam kondisi panik, para ABK berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada derigen bekas dan potongan gabus yang mengapung.

Sebagian korban berusaha bertahan dengan memegang tali tongkang sebelum akhirnya terlepas karena kelelahan.

Kategori :