Tragedi Laut Indramayu: Perahu Nelayan Tenggelam Diduga Ditabrak Tongkang

Minggu 01-03-2026,22:06 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Tatang Rusmanta

BACA JUGA:Viral TK di Guwa Kidul Cirebon Dibongkar Demi Koperasi Desa Merah Putih

BACA JUGA:H-10 Idul Fitri, Jalur Pantura Bebas Lubang, Perbaikan Dikebut Jelang Arus Mudik

Korban Meninggal dan Hilang

Dua nelayan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia adalah Jupri (35), warga Desa Pabean Udik, dan Wandi (39), warga Desa Karangsong, Indramayu.

Sementara empat nelayan lainnya masih dalam pencarian, yakni Ari Wibowo (23), Asep Agustina (24), Mas’ud (38), dan Ono (50). Seluruhnya merupakan warga Kabupaten Indramayu.

Adapun dua korban selamat, Carudin (48) dan Alfianto Agus Sulistiyo (20), berhasil ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas pada Minggu dini hari (1/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Proses Evakuasi dan Penanganan

Proses evakuasi melibatkan Sat Polairud Polres Indramayu, kru kapal patroli Ditpolair Polda Jabar, personel TNI AL Pos Karangsong, hingga perangkat desa setempat. 

Koordinasi juga dilakukan dengan Basarnas dan BPBD untuk memperluas pencarian korban hilang.

Kapolairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan, mengevakuasi korban menggunakan ambulans KPL Mina Sumitra, memintai keterangan saksi, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut.

Barang bukti berupa bangkai KM Almujib yang masih mengapung dalam kondisi terbalik di sekitar lokasi kejadian telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Hingga kini, operasi SAR masih terus dilakukan guna menemukan empat nelayan yang belum diketahui keberadaannya. 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan pelayaran dan kewaspadaan terhadap lalu lintas kapal besar di jalur nelayan tradisional.

Kategori :