CIREBON, RADARCIREBON.COM – Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digagas Polri melalui Polda Jabar dan dilaksanakan oleh Polres Cirebon Kota kembali menghadirkan kabar menggembirakan.
Rumah milik pasangan suami istri Hadi dan Sri Puspitasari di Gang Pulo Kaca, RW 08, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, yang selama lima tahun mengalami kerusakan berat, kini telah direnovasi dan progres pengerjaannya mencapai 80 persen.
Kondisi rumah tersebut sebelumnya sangat memprihatinkan. Atap bocor, dinding rapuh, hingga struktur bangunan yang tak lagi aman membuat pasangan lansia itu terpaksa tinggal di kos-kosan demi keselamatan.
BACA JUGA:Dugaan Bullying SMP Cirebon Berujung Proses Hukum, Ini Penjelasan Kapolres Ciko
BACA JUGA:Anggaran Rutilahu Jabar 2026 Turun 60 Persen, Jumlah Rumah yang Diperbaiki Merosot Tajam
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar didampingi Kapolsek Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, Camat Pekalipan Gandi, serta Lurah Pekalipan Mimin Minarsih, meninjau langsung proses renovasi, Selasa 3 Maret 2026.
Di sela-sela peninjauan, AKBP Eko Iskandar menjelaskan, program Rutilahu ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif Kapolri yang diteruskan oleh jajaran Polda hingga tingkat Polres.
“Rumah Ibu Puspitasari sudah lima tahun mengalami kerusakan berat. Setelah kami berkoordinasi dengan pihak kecamatan terkait kepemilikan rumah, alhamdulillah persoalan administrasi selesai sehingga bisa segera dibantu melalui program Rutilahu,” ujarnya.
Menurutnya, percepatan renovasi dilakukan agar pemilik rumah bisa segera kembali menempati hunian yang aman dan layak.
AKBP Eko menegaskan, program Rutilahu bukan hanya pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, program ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, Polres Cirebon Kota menggandeng berbagai elemen, mulai dari penggiat sosial, tokoh agama, gereja, hingga anggota dewan.
BACA JUGA:Operasi Pekat Ramadan 2026, Polres Cirebon Kota Sita Puluhan Botol Miras di Desa Kertawinangun
“Kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama. Harapannya, semakin banyak pihak yang tergerak membantu warga kurang mampu,” tegasnya.
Sinergi lintas sektor ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan rumah-rumah tidak layak huni di wilayah Kota Cirebon.
Sri Puspitasari tak kuasa menahan haru saat melihat rumahnya yang kini hampir rampung diperbaiki.