Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Dua Gelombang, Catat Proyeksinya

Rabu 11-03-2026,17:00 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Prediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi dalam dua gelombang pada pertengahan Maret ini.

Pemerintah memproyeksikan adanya dua gelombang besar pergerakan para pemudik. 

Prediksi tersebut disusun berdasarkan simulasi serta analisis data statistik pergerakan masyarakat pada musim mudik di tahun-tahun sebelumnya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengungkapkan bahwa gelombang pertama puncak arus mudik diperkirakan berlangsung pada 14 hingga 15 Maret 2026.

BACA JUGA:Ramp Check Bus di Terminal Harjamukti, Pemkot Cirebon Pastikan Armada Mudik Lebaran 2026 Aman

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat memberikan keterangan di Kantor Staf Kepresidenan pada Rabu, 11 Maret 2026.

Menurutnya, prediksi tersebut merupakan hasil simulasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dengan mempertimbangkan pola perjalanan masyarakat pada momen Lebaran di tahun-tahun sebelumnya.

“Berdasarkan simulasi yang dilakukan Kementerian Perhubungan dan melihat statistik mudik pada tahun-tahun sebelumnya, diperkirakan puncak arus mudik pertama terjadi pada 14 dan 15 Maret,” ujar AHY.

Sementara itu, pemerintah juga memperkirakan akan terjadi lonjakan perjalanan kedua beberapa hari setelahnya, yakni pada 18 hingga 19 Maret 2026. 

BACA JUGA:Catat! Ini Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Tol Cikampek Mudik Lebaran 2026

BACA JUGA:Honda Ramadhan Exhibition Hadir di Bekasi, Tawarkan Promo Spesial di Summarecon Mall Bekasi

Dengan adanya dua gelombang tersebut, pemerintah berharap distribusi arus kendaraan dapat lebih merata sehingga potensi kemacetan ekstrem bisa diminimalkan.

Untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama periode tersebut, pemerintah juga mendorong penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA). 

Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas bagi pekerja untuk menentukan waktu perjalanan mudik agar tidak menumpuk pada hari yang sama.

“Di tengah-tengah periode tersebut kami mencoba mengurai kepadatan dengan kebijakan stay atau work from anywhere,” jelas AHY.

Kategori :