Ramadan 2026, Sampah di TPA Kopiluhur Cirebon Tembus 200 Ton per Hari

Jumat 13-03-2026,11:05 WIB
Reporter : Ade Gustiana
Editor : Leni Indarti Hasyim

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur Kota Cirebon meningkat signifikan selama Ramadan 2026.

Aktivitas masyarakat yang lebih tinggi, terutama dari rumah tangga dan sektor perdagangan, membuat frekuensi kendaraan pengangkut sampah bertambah drastis.

 

Kepala UPT TPA Kopiluhur pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Entis Sutisna mengatakan, pada hari biasa, volume sampah yang masuk ke TPA Kopiluhur berkisar 200 ton per hari.

Namun selama Ramadan, jumlah ini melonjak seiring meningkatnya aktivitas warga, mulai dari kegiatan memasak di rumah hingga transaksi jual beli makanan untuk berbuka puasa.

BACA JUGA:29 Kasus Narkoba Terungkap di Indramayu Awal 2026, Polisi Tangkap 36 Tersangka

 

“Selama Ramadan, intensitas sampah memang lebih tinggi. Kalau biasanya satu titik hanya satu rit truk, sekarang bisa sampai tiga rit,” ujar Entis, Kamis (12/3/2026).

 

Lonjakan sampah didominasi oleh sampah rumah tangga. Seperti sisa makanan dan kemasan plastik, serta limbah dari aktivitas perdagangan makanan musiman. Kondisi ini hampir selalu terjadi setiap Ramadan karena konsumsi masyarakat meningkat, terutama menjelang waktu berbuka dan sahur.

 

TPA Kopiluhur memiliki luas sekitar 14 hektare. Dari total luas tersebut, sekitar delapan hektare sudah terisi timbunan sampah. Di area dekat pintu masuk, tumpukan sampah saat ini diperkirakan mencapai 15 meter.

 

Kondisi ini semakin diperparah oleh faktor cuaca. Musim hujan membuat akses jalan menuju titik pembuangan menjadi licin dan rawan amblas. Sehingga kendaraan pengangkut kesulitan mencapai area yang lebih dalam.

BACA JUGA:Film Na Willa Gelar Nonton Duluan di 22 Kota, Cirebon Kebagian di CSB XXI

 

Akibatnya, sebagian sampah terpaksa dibuang di area dekat pintu masuk, sehingga tumpukan di bagian depan terlihat semakin tinggi. Untuk mengatasinya, pengelola TPA Kopiluhur membuka jalur pembuangan baru di area yang lebih rendah agar distribusi sampah lebih merata.

 

“Di bagian depan sudah tidak memungkinkan untuk pembuangan, jadi kami membuka akses ke area bawah. Saat ini masih tahap uji coba karena cuaca sedang cerah,” jelas Entis.

 

Selain membuka jalur baru, pengelola juga berharap ada perbaikan akses jalan, terutama melalui pengecoran, agar kendaraan pengangkut sampah tetap bisa beroperasi meski hujan turun.

 

DLH Kota Cirebon juga tengah mempersiapkan penerapan sistem sanitary landfill di TPA Kopiluhur. Sistem ini memungkinkan pengelolaan sampah lebih tertata, termasuk penutupan lapisan tanah secara berkala untuk mengurangi bau dan dampak lingkungan.

BACA JUGA:PMI Kabupaten Cirebon Gelar Orientasi dan Simulasi Bencana, Bentuk Tim SIBAT di Tiap Kecamatan

 

“Harapannya, tumpukan sampah yang saat ini berada di area dekat pintu masuk bisa berangsur-angsur berkurang,” pungkas Entis. (ade)

 

 

 

Kategori :