Update Arus Balik di Cirebon Hari Ini: Volume Kendaraan Naik, Lalu Lintas Masih Terkendali

Senin 23-03-2026,16:43 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Tatang Rusmanta

Effendi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cirebon bersama jajaran Forkopimda, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya terus bersiaga. 

BACA JUGA:Wali Kota Ajak Warga Jadikan Idulfitri Momentum Penguatan Empati Sosial

BACA JUGA:Monitoring Zakat Fitrah 1447 Hijriah, Wali Kota Tekankan Transparansi dan Amanah

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada malam hari hingga keesokan pagi.

“Seluruh personel kami siagakan untuk memastikan arus balik tetap aman dan lancar. Hingga saat ini, tidak ada penutupan jalur putar balik (u-turn), sehingga arus kendaraan tetap mengalir dengan baik,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi arus balik tahun ini relatif lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. 

Salah satu faktor pendukung adalah kebijakan libur panjang yang membantu mendistribusikan waktu perjalanan pemudik sehingga tidak menumpuk di satu waktu.

Selain itu, tidak adanya kebijakan penutupan jalan atau rekayasa lalu lintas yang ekstrem turut berkontribusi terhadap kelancaran arus kendaraan di wilayah Kota Cirebon.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Andi Armawan, mengungkapkan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan sistem pemantauan lalu lintas berbasis teknologi. 

Saat ini, terdapat sekitar 20 titik CCTV aktif yang digunakan untuk memantau pergerakan kendaraan secara real-time.

“Dengan CCTV ini, kami bisa memantau kondisi arus mudik dan balik secara langsung, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat jika terjadi kepadatan,” jelasnya.

Penggunaan CCTV terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan, terutama pada masa puncak arus mudik sebelumnya. 

Dengan pemantauan visual yang akurat, petugas dapat segera mengambil langkah antisipasi di lapangan.

Selain pemantauan, Dishub juga menerapkan rekayasa lalu lintas melalui pengaturan durasi lampu merah di sejumlah persimpangan strategis. 

Jika sebelumnya durasi lampu merah hanya 60 detik, kini diperpanjang menjadi 90 detik.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan waktu lebih panjang bagi kendaraan di satu jalur agar dapat melintas dengan optimal, sekaligus mencegah penumpukan di titik-titik tertentu.

Kategori :