Hindari Puncak Arus Balik, Pemerintah Imbau Masyarakat Maksimalkan WFA

Rabu 25-03-2026,15:30 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

BACA JUGA:Wali Kota Cirebon Sidak ASN Hari Pertama Kerja, Kehadiran Tembus 99 Persen RADARCIREBON.COM – Hari pertama ker

Dudy menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan ini sangat krusial untuk mencegah penumpukan kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Di sisi lain, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam menghadapi puncak arus balik. 

Pemerintah mengingatkan masyarakat, baik pengguna kendaraan pribadi maupun transportasi umum, untuk mempersiapkan perjalanan secara menyeluruh.

Bagi pengendara pribadi, kondisi fisik harus tetap prima. Pengemudi disarankan untuk beristirahat secara berkala di rest area apabila mulai merasa lelah. 

Memaksakan diri dalam kondisi tidak fit berisiko meningkatkan potensi kecelakaan di jalan.

Sementara itu, pengguna transportasi umum diminta untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku di titik-titik keberangkatan maupun selama perjalanan berlangsung. 

Datang lebih awal ke terminal, stasiun, atau bandara juga menjadi langkah penting untuk menghindari keterlambatan akibat lonjakan penumpang.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari instansi terkait dan operator transportasi. 

Hal ini penting agar setiap perubahan kebijakan atau kondisi di lapangan dapat segera diantisipasi.

Dalam kesempatan tersebut, Dudy turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. 

Mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, pengelola jalan tol, hingga Jasa Raharja dinilai telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Ia berharap sinergi dan koordinasi antarinstansi ini dapat terus terjaga hingga masa Angkutan Lebaran 2026 selesai. 

Dengan kolaborasi yang solid serta kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan, arus balik diharapkan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Pemerintah pun kembali menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan. 

Mengatur waktu, menjaga kondisi tubuh, serta mengikuti arahan petugas di lapangan menjadi kunci utama agar masyarakat dapat kembali ke tempat tujuan dengan selamat.

Kategori :