RADARCIREBON.COM – Kenaikan harga kebutuhan pokok kembali terjadi di wilayah Kota Cirebon.
Meski pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil, kenyataannya di lapangan justru menunjukkan tren berbeda.
Dalam sepekan terakhir, harga plastik dan sembako mengalami lonjakan signifikan, bahkan untuk komoditas plastik kenaikannya disebut mencapai lebih dari 100 persen.
Pantauan di Pasar Drajat, Senin (6/4/2026), sejumlah bahan pokok mulai merangkak naik.
BACA JUGA:Kebakaran di Kuningan, Gudang dan Mes Karyawan Dilalap Api
BACA JUGA:Momentum Hari Jadi Ke-544, Bupati Imron Resmikan 20 Proyek Infrastruktur
Gula pasir yang sebelumnya dijual Rp18.000 per kilogram kini naik menjadi Rp19.000.
Kenaikan lebih tinggi terjadi pada beras ketan yang melonjak dari Rp20.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.
Sementara itu, gula merah juga mengalami kenaikan dari Rp17.000 menjadi Rp18.000.
Salah satu pedagang, Uus Kusmayadi, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi pada sembako, tetapi juga pada produk lain seperti air mineral dan plastik.
BACA JUGA:SD Negeri di Kota Cirebon Mulai Terapkan KBM 5 Hari, Disdik Uji Coba Pekan Ini
BACA JUGA:Wakil Walikota Fasilitasi Pedagang Bunga Dapatkan Pembiayaan Pembangunan Kios
Ia menyebut, perubahan harga bahkan terasa drastis hingga pedagang harus menyesuaikan ulang harga jual secara signifikan.
“Sekarang bukan sekadar naik, tapi sudah seperti ganti harga,” ujar Uus.
Untuk minyak goreng, harga curah masih bertahan di angka Rp23.000 per kilogram. Namun, minyak goreng kemasan mengalami kenaikan dari Rp18.000 menjadi Rp19.000.