Kenaikan paling mencolok terjadi pada produk plastik. Plastik putih yang sebelumnya dijual Rp25.500 per kilogram kini melonjak hingga Rp52.000 per kilogram.
Kantong plastik juga naik dari Rp6.000 menjadi Rp9.000. Sementara plastik es mengalami lonjakan dari Rp28.000 menjadi Rp53.000 per kilogram.
Tak hanya itu, harga kertas nasi turut meningkat dari Rp22.000 menjadi Rp31.500. Plastik kresek hitam juga naik meski tidak terlalu signifikan, dari Rp21.000 menjadi Rp23.000.
Selain sembako dan plastik, harga air mineral ikut terdampak. Air mineral kemasan seperti Le Minerale naik dari Rp43.000 menjadi Rp45.000 per dus.
Produk lain seperti Aqua ukuran 600 ml dan 1,5 liter juga mengalami kenaikan masing-masing sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000.
Di tengah tren kenaikan ini, ada satu komoditas yang justru mengalami penurunan harga, yakni telur ayam. Harga telur turun dari Rp33.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Kondisi ini membuat para pedagang dan masyarakat harus beradaptasi dengan cepat.
Lonjakan harga plastik dan sembako dinilai cukup memberatkan, terutama bagi pelaku usaha kecil yang bergantung pada bahan-bahan tersebut untuk operasional sehari-hari.