Mudik 2026 Dinilai Lebih Baik, Ini Hasil Lengkap Survei Cyrus Network

Selasa 14-04-2026,16:10 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

Sementara itu, Kepolisian Republik Indonesia memperoleh tingkat kepuasan 85,4 persen, dan Kementerian Pekerjaan Umum sebesar 84 persen.

Dari sisi perilaku perjalanan, survei ini mengungkap bahwa mayoritas masyarakat masih melakukan mudik dalam lingkup provinsi yang sama. 

BACA JUGA:7 HP Murah Harga 3 Jutaan Terbaik April 2026, Spek Gahar dan Kamera Jernih

BACA JUGA:Rekomendasi 4 Nasi Jamblang di Cirebon untuk Makan Siang, Enak dan Legendaris

Sebanyak 70,8 persen responden melakukan perjalanan dalam provinsi, dengan rincian 32,3 persen dalam kabupaten yang sama dan 38,5 persen antar kabupaten. Sementara itu, perjalanan lintas provinsi tercatat sebesar 29,2 persen.

Fenomena ini turut memengaruhi pilihan moda transportasi. Sepeda motor masih menjadi moda favorit dengan persentase 55,9 persen. Disusul mobil pribadi sebesar 26,7 persen. Sementara itu, penggunaan transportasi umum relatif lebih rendah, seperti bus atau travel (17,4 persen), kereta api (4,5 persen), kapal laut (4,8 persen), kapal penyeberangan (4,5 persen), dan pesawat (4,2 persen).

Menurut Ilhami, dominasi sepeda motor dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Alasan terbesar adalah efisiensi waktu (39,6 persen), diikuti faktor biaya yang lebih hemat (19,1 persen). 

Selain itu, keterbatasan alternatif transportasi (17,1 persen), kenyamanan (12,6 persen), serta fleksibilitas perjalanan (11,6 persen) juga menjadi pertimbangan masyarakat.

Namun, tingginya penggunaan kendaraan pribadi berdampak pada rendahnya pemanfaatan program diskon transportasi dan tarif tol yang disediakan pemerintah. 

Hanya 8,7 persen responden yang mengaku memanfaatkan program tersebut, sementara 84,3 persen lainnya tidak merasakan manfaat langsung. 

Meski begitu, dari kelompok kecil yang memanfaatkan diskon, sebanyak 90,3 persen menyatakan puas.

Survei Kepuasan Mudik 2026 ini melibatkan 1.260 responden yang tersebar di 126 desa atau kelurahan di 38 provinsi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan pada 1–5 April 2026 melalui wawancara tatap muka. 

Responden merupakan warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ±2,82 persen. 

Hasil ini memperkuat gambaran bahwa kualitas layanan mudik di Indonesia terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun.

Kategori :