Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Kota Cirebon, Banyak Pasien Datang Sudah Parah

Jumat 17-04-2026,13:30 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Tatang Rusmanta

Di sisi lain, dokter spesialis anak, dr Suci Saptyuni Permadi, mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien mengalami komplikasi serius. 

BACA JUGA:Modus Begal Motor di Majalengka Incar Perempuan: 2 Pelaku Ditangkap, 1 Masih Buron

BACA JUGA:Pembangunan Stadion Watubelah Cirebon Tersendat, 2027 Dispora Fokus Pada 2 Area Ini

Kondisi yang paling sering ditemukan adalah infeksi paru-paru atau bronkopneumonia.

“Banyak pasien datang sudah mengalami radang paru. Ini yang paling sering kami tangani,” ungkapnya.

Selain itu, ditemukan pula komplikasi lain seperti infeksi telinga, sepsis, hingga peradangan otak. 

Bahkan, empat pasien sempat berada dalam kondisi kritis dan harus dirawat di ruang intensif.

Yang menjadi perhatian utama, dua pasien yang meninggal diketahui tidak mendapatkan imunisasi lengkap serta memiliki kondisi kesehatan yang memperburuk keadaan.

Menurut dr Suci, campak bukan sekadar penyakit biasa. Virus ini dapat menyerang berbagai organ tubuh dan berpotensi menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara cepat dan tepat.

Ia pun menegaskan pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan utama, khususnya bagi anak-anak.

“Imunisasi adalah perlindungan paling efektif. Jangan sampai campak dianggap remeh karena dampaknya bisa sangat serius,” tegasnya.

Lonjakan kasus campak di Kota Cirebon ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada, meningkatkan kesadaran imunisasi, serta segera mencari penanganan medis jika muncul gejala awal.

Kategori :