RADARCIREBON.COM - Partai Kebangkitan Bangsq (PKB) Kota Cirebon targetkan kursi walikota pada Pilkada 2029 mendatang.
Hal ini dikatakan Ketua DPC PKB Kota Cirebon Saefurrohman SE saat Muscab PKB Kota Cirebon, Sabtu, 18, April 2026 di Hotel Zamrud. “PKB targetkan meraih kursi Walikota,” tegas Saefurrohman.
Dia menambahkan, selain menargetkan kursi Walikota, pada pemilu mendatang PKB bertekad memenangkan pemilu dan meraih kursi pimpinan dewan, setidaknya minimal meraih 6 kursi.
Kata pria yang akrab disapa Gus Ipul, di Muscab PKB dilaksanakan rapat-rapat pleno, kemudian pembahasan calon ketua Tanfidz dan dewan syuro. Dalam forum ini, muscab menjadi ruang mempererat komitmen.
BACA JUGA:Perombakan Aturan SLIK dalam Pembahasan Teknis
“Tidak mudah Kota Cirebon menjadi hijau. Tapi kami akan berusaha bagaimana membuat Sejarah Kota Cirebon,” tandasnya.
Menurut dia, DPC PKB telah mengantarkan kursi Wakil Walikota. Hal ini menjadi sejarah baru. Bahkan di legislatif juga terbentuk fraksi PKB yang mandiri.
“Semuanya pasti ada proses, ke depan bagaimana PKB punya walikota, dan punya pimpinan DPRD minimal punya 6 kursi,” tandasnya.
Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati SPdI mengatakan, amanah sebagai wakil walikota akan dipertanggungjawaban kepada partai, masyarakat dan di akhirat.
BACA JUGA:Kesempatan Miliki Rumah Kini Semakin Besar Bagi MBR
Rida, demikian biasa disapa, mengakui bahwa setahun menjalankan amanah sebagai Wakil walikota belum maksimal.
“Belum total merealisasikan aspirasi masyarakat Kota Cirebon, untuk itu mohon dimaafkan Apabila belum mampu secara maksimal belum mengakomodir semua,” ungkapnya.
Dalam dinamika pemerintahan, kata Rida, tidak semua ruang bisa direalisasikan karena efisiensi dan keterbatasan anggaran.
Namun dirinya yakin pengabdian tidak ada yang sia-sia. Dalam keterbatasan sekalipun bisa hadir untuk masyarakat.
BACA JUGA:Kluivert Absen dalam Laga Barca Legends vs DRX Legends di GBK, Ini Penyebabnya