“Itu adalah pandangan Infantino. Saya berharap kami bisa ikut serta, tetapi keputusan itu bukan berada di tangan saya,” tegasnya.
Di sisi lain, Kantor Berita Mehr melaporkan bahwa Iran tetap melanjutkan persiapan dengan menggelar pemusatan latihan dan telah merilis daftar sementara berisi 30 pemain untuk menghadapi turnamen tersebut.
Sementara itu, laporan dari Financial Times menyebutkan adanya usulan dari utusan Presiden AS Donald Trump agar FIFA mempertimbangkan penggantian Iran dengan Italia di turnamen tersebut.
BACA JUGA:FIFA Siapkan Playoff Darurat, Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Terbuka?
Wacana ini semakin memperkeruh situasi dan memicu spekulasi di kalangan pengamat sepak bola internasional.
Tak hanya menghadapi tekanan politik, sektor olahraga Iran juga terdampak signifikan akibat konflik berkepanjangan.
Lebih dari 100 atlet dilaporkan tewas, sementara sejumlah fasilitas olahraga mengalami kerusakan berat, termasuk Kompleks Olahraga Azadi yang menjadi ikon olahraga nasional.
Meski dalam kondisi sulit, semangat kontingen Iran tetap terlihat. Hampir 100 anggota tim diketahui menempuh perjalanan darat menuju Turkmenistan sebelum melanjutkan penerbangan ke Beijing dan akhirnya tiba di Sanya untuk mengikuti Asian Beach Games sesuai jadwal.
Ketidakpastian ini membuat publik dunia menanti keputusan resmi pemerintah Iran, sekaligus menjadi salah satu isu paling disorot menjelang bergulirnya Piala Dunia FIFA 2026. (*)