RADARCIREBON.COM – Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani atau HSG, dengan istri Kuwu Kedungjaya, terus bergulir dan menjadi sorotan publik.
Proses hukum baru memasuki tahap awal, setelah pihak pengadu, yakni Kuwu Kedungjaya Satria Robi Saputra, menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Cirebon Kota.
Melalui kuasa hukumnya, Medira Anggraini, Robi disebut telah memberikan keterangan secara lengkap terkait dugaan skandal tersebut.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari prosedur awal dalam penanganan laporan yang telah diajukan secara resmi ke pihak kepolisian.
BACA JUGA:Isu Harry Saputra Gani Selingkuh, NasDem Buka Suara dan Lakukan Klarifikasi
BACA JUGA:Pernyataan Kapolres Soal Dugaan Perselingkuhan HSG, Pengacara Kuwu Kedungjaya Bilang Begini
“Jadi klien kami (Robi, Kuwu Kedungjaya, red) memang sudah diperiksa polisi. Bahkan pemeriksaan tersebut dilakukan sebelum pemanggilan para teradu (istri Robi dan HSG, red). Jadi awal kan memang pengadu dulu yang dimintai keterangan,” ujar Medira, Minggu (26/4/2026).
Pemeriksaan Awal Ungkap Kronologi Dugaan Perselingkuhan
Meski tidak merinci tanggal pemeriksaan, Medira memastikan bahwa proses tersebut dilakukan setelah aduan resmi dilayangkan pada 10 April 2026.
Dalam pemeriksaan itu, penyidik mengajukan sekitar 15 pertanyaan yang menggali dasar pengaduan.
BACA JUGA:Update Tabel KUR BRI 2026 Plafon hingga Rp100 Juta, Simulasi Cicilan Lengkap Terbaru
BACA JUGA:Rekomendasi Tablet Pengganti Laptop Terbaik 2026, Ini Pilihan Paling Worth It untuk Kerja dan Kuliah
Pertanyaan yang diajukan mencakup awal mula Robi mengetahui dugaan perselingkuhan hingga bukti-bukti yang dimilikinya. Menurut Medira, seluruh pertanyaan dijawab secara kooperatif oleh kliennya.
“Pertanyaan berkisar pada kapan klien kami mulai mengetahui dugaan hubungan tersebut dan apa saja yang menjadi dasar laporan. Itu fokus utamanya,” jelasnya.
Tak hanya itu, penyidik juga menyinggung soal barang bukti berupa telepon seluler. Ponsel tersebut disebut menjadi salah satu kunci dalam dugaan kasus ini.