Diskominfo Cirebon Dorong Kecamatan Melek Data, Bimtek Pusdatin Jadi Solusi

Kamis 21-05-2026,06:02 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Moh Junaedi

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon terus mendorong penguatan tata kelola data pembangunan berbasis digital.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) bagi Kepala Seksi Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Sosial (Ekbangsos) kecamatan se-Kabupaten Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Diskominfo Kabupaten Cirebon pada Rabu 20 Mei 2026.

BACA JUGA:Adian Napitupulu Datang Diam-Diam ke PDIP Kuningan, Ada Agenda Besar?

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto menegaskan, perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut pemerintah daerah mampu menghadirkan data yang berkualitas, terintegrasi, dan mudah diakses oleh seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, data memiliki peran penting dalam mendukung penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, hingga evaluasi berbagai program pemerintah daerah.

“Data menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, serta evaluasi program pemerintah."

"Pengelolaan data bukan lagi tugas administratif semata, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan, kecamatan memiliki posisi strategis dalam menghimpun, memverifikasi, dan menyampaikan data pembangunan yang berasal dari desa maupun kelurahan.

Karena itu, peran Kasi Ekbangsos dinilai sangat penting dalam mendukung pelaksanaan statistik sektoral dan implementasi program Satu Data Indonesia di Kabupaten Cirebon.

BACA JUGA:Sungai Kedungpane Meluap, Rumah di Desa Pilangsari Cirebon Ambruk Tengah Malam

Melalui kegiatan bimtek tersebut, Diskominfo Kabupaten Cirebon juga ingin membangun kesamaan pemahaman terkait tata kelola data dan informasi pembangunan.

Selain itu, kemampuan aparatur kecamatan dalam mengelola data diharapkan semakin meningkat seiring berkembangnya sistem pemerintahan berbasis digital.

Tak hanya menjadi forum pembelajaran, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi antaraparatur kecamatan untuk menyampaikan berbagai kendala pengelolaan data yang dihadapi di lapangan.

“Ilmu dan pemahaman yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal dan dapat bermanfaat bagi kita semua,” katanya.

Kategori :