DPRD dan Budayawan Perkuat Dasar Historis Hari Jadi Kabupaten Cirebon 2 April 1482

Sabtu 30-05-2026,14:34 WIB
Reporter : Samsul Huda
Editor : Leni Indarti Hasyim

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Upaya memperkuat identitas sejarah Kabupaten Cirebon terus dilakukan. DPRD Kabupaten Cirebon bersama budayawan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar audiensi guna membahas penguatan dasar historis penetapan hari jadi Kabupaten Cirebon yang diperingati setiap 2 April 1482.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai pandangan mengenai sejarah berdirinya Cirebon dibahas secara mendalam.
Para budayawan menilai, penetapan tanggal hari jadi daerah perlu terus diperkuat melalui kajian akademis dan penelitian sejarah agar memiliki legitimasi yang semakin kuat di tengah masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Raden Hasan Basori SE MSi mengatakan, tanggal 2 April 1482 berkaitan dengan momentum dihentikannya pengiriman upeti atau hasil bumi dari Cirebon kepada Kerajaan Pajajaran.

Peristiwa tersebut, menurut Hasan, dipandang sebagai simbol lahirnya Cirebon sebagai wilayah yang mandiri.
“Maka, penetapan hari lahir Kabupaten Cirebon sebelumnya juga telah melalui kajian akademis dan dituangkan dalam peraturan daerah. Karena itu, dasar penetapan tanggal tersebut memiliki landasan yang jelas,” ujar RHB --sapaan akrab Wakil Ketua DPRD itu kepada Radar Cirebon, Jumat (29/5).

BACA JUGA:Persib Bandung Kena Transfer Ban dari FIFA, CEO: Bukan karena Masalah Gaji

Meski demikian, kata RHB, pihaknya menyambut baik usulan budayawan untuk memperdalam penelitian sejarah dengan melibatkan akademisi dan para ahli.

Langkah itu dinilai penting untuk memperkaya referensi sejarah sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perjalanan lahirnya Kabupaten Cirebon.

“Penguatan sejarah bukan hanya soal penetapan tanggal semata, tetapi juga bagian dari upaya menjaga identitas budaya dan jati diri masyarakat Cirebon agar tetap diwariskan kepada generasi mendatang,” ucapnya.

Ia berharap, audiensi tersebut diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah daerah, budayawan, dan kalangan akademisi dalam merawat serta melestarikan sejarah Kabupaten Cirebon. (sam)

BACA JUGA:Hari Terakhir SPMB Maung, SMAN 2 Cirebon Tembus 600 Lebih Pendaftar

Kategori :