Daya Motor

Situs Batu Arca Pejambon Cirebon Terbengkalai, Warga Minta Segera Dipugar

Situs Batu Arca Pejambon Cirebon Terbengkalai, Warga Minta Segera Dipugar

TERBENGKALAI: Kondisi Situs Batu Arca Pejambon di Kelurahan Pejambon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon tampak tidak terawat, kemarin.-Khoirul Anwarudin-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Kondisi Situs Batu Arca Pejambon di Kelurahan Pejambon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon memprihatinkan.

Bangunan pelindung tampak rusak, cat mengelupas, dinding retak, pagar berkarat, serta dipenuhi semak liar.
Sejumlah arca batu juga terlihat dibiarkan berada di antara rerumputan dan dedaunan kering tanpa perawatan memadai.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (5/8), bangunan pelindung situs berdiri di tengah area persawahan.
Sebagian besar bagian bangunan sudah tidak beratap, sementara tanaman liar tumbuh hingga menutupi bagian dalam situs.

Di dalamnya terdapat beberapa arca batu yang kondisinya mulai dipenuhi lumut dan semak. Suasana sekitar terlihat sepi tanpa adanya papan informasi maupun petugas yang berjaga.

BACA JUGA:Kecelakaan Truk di Suranenggala Cirebon, Penyebabnya Bikin Pengendara Wajib Waspada

Salah seorang warga sekitar, Sumartono mengaku, prihatin dengan kondisi situs yang dinilai semakin terbengkalai.
Menurutnya, hingga kini belum terlihat adanya upaya perawatan secara rutin terhadap peninggalan bersejarah tersebut.

“Sayang sekali kondisinya seperti ini. Padahal ini peninggalan sejarah. Semestinya ada perhatian supaya tetap terawat dan dikenal masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, pemerintah segera melakukan penataan dan perawatan sehingga situs tersebut tidak semakin rusak.
Selain menjaga kelestarian benda bersejarah, penataan juga dinilai dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Penelitian Endang Widyastuti berjudul Arca Ganesha di Kabupaten Cirebon (2002) juga mencatat keberadaan Arca Ganesha di Situs Pejambon yang kini ditempatkan di dalam bangunan pelindung (cungkup) yang dibangun Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang.

BACA JUGA:Memasuki Usia ke-51, Indocement Catat Kinerja Positif dan Perkuat Transformasi

Arca berbahan batu andesit itu dipahat dari satu bongkah batu utuh (monolit) dengan tinggi sekitar 75 sentimeter.  Asal-usul arca tersebut belum diketahui secara pasti. Dalam kajian itu disebutkan pula bahwa arca Ganesha di Pejambon dibuat dengan gaya pahatan yang sederhana dan statis, meski tetap menampilkan atribut khas Ganesha.

Kajian arkeologi juga menyebutkan kawasan Cirebon telah memiliki peranan penting sejak masa pengaruh Hindu-Buddha.

Keberadaan sejumlah situs di wilayah Gegunung, termasuk Pejambon, diperkirakan berkaitan dengan permukiman kuno yang berkembang sebelum munculnya Kesultanan Cirebon. (awr)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait