Harga BBM Pertamina Turun 1 Juni 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Lebih Murah

Senin 01-06-2026,03:59 WIB
Reporter : Asep Kurnia
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Kabar menggembirakan datang bagi pengguna bahan bakar nonsubsidi. 

Mulai 1 Juni 2026, PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya untuk jenis diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex.

Penyesuaian harga ini dilakukan sebagai respons terhadap perkembangan harga energi global sekaligus mengikuti formula harga yang telah ditetapkan pemerintah. 

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama pelaku usaha dan sektor transportasi yang mengandalkan bahan bakar diesel dalam operasional sehari-hari.

BACA JUGA:DSI Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Ekspor SDA, Cegah Kecurangan hingga Kebocoran Devisa

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa evaluasi harga BBM dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi pasar energi internasional dan regulasi pemerintah yang berlaku.

Menurutnya, penurunan harga pada produk Dexlite dan Pertamina Dex merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan energi berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif.

“Penyesuaian harga Pertamina Dex, Dexlite, serta Pertamax Turbo dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global dan parameter yang ditetapkan pemerintah melalui formula harga yang berlaku,” ujar Roberth.

Meski melakukan penurunan harga pada dua produk diesel unggulan, Pertamina juga melakukan penyesuaian terhadap harga Pertamax Turbo. 

BACA JUGA:Kamera Samsung A07 5G Jadi Sorotan, Ini Alasan HP Murah Samsung Viral di Indonesia

BACA JUGA:Pendaftaran Beasiswa BIB Kemenag 2026 Diperpanjang, Simak Syarat dan Link Resminya

Produk bensin beroktan tinggi tersebut mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Pertamina menegaskan bahwa kebijakan harga yang diterapkan tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, daya beli konsumen, serta menjaga daya saing produk BBM nonsubsidi di pasar nasional.

Penurunan harga yang cukup signifikan pada sektor diesel diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi. 

Dengan biaya operasional yang lebih rendah, berbagai sektor usaha berpotensi memperoleh efisiensi sehingga mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Kategori :