Pada iPhone, pengguna dapat memeriksa kondisi baterai melalui menu Battery Health yang tersedia di sistem operasi iOS. Sementara pada Android, pemeriksaan biasanya dilakukan melalui menu diagnostik atau aplikasi khusus.
Banyak teknisi merekomendasikan memilih perangkat dengan kesehatan baterai minimal 80 persen agar tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
Selain baterai, pembeli juga perlu memastikan kondisi layar, kamera, port pengisian daya, speaker, dan tombol fisik masih berfungsi normal.
Wajib Cek IMEI dan Legalitas Perangkat
Harga murah tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan saat membeli smartphone second.
Calon pembeli disarankan memeriksa nomor IMEI untuk memastikan perangkat terdaftar secara resmi dan dapat digunakan pada jaringan seluler di Indonesia.
Pemeriksaan legalitas ini penting untuk menghindari risiko perangkat bermasalah setelah transaksi selesai.
Pastikan pula smartphone tidak terkunci akun pemilik sebelumnya, baik akun Apple ID pada iPhone maupun akun Google pada perangkat Android.
Mana yang Lebih Worth It pada 2026?
Jika prioritas utama adalah dukungan sistem operasi jangka panjang, kestabilan performa, serta nilai jual kembali yang baik, maka iPhone bekas masih menjadi pilihan yang sangat menarik.
Namun apabila menginginkan spesifikasi tinggi, fitur lebih lengkap, teknologi kamera terbaru, serta harga yang lebih kompetitif, Android flagship second menawarkan value yang sulit ditandingi.
Pada akhirnya, tidak ada jawaban mutlak mengenai pilihan terbaik. Semua kembali pada kebutuhan, anggaran, dan preferensi masing-masing pengguna.
Yang terpenting, lakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum membeli agar smartphone premium bekas yang dipilih benar-benar memberikan pengalaman penggunaan yang maksimal dan sesuai harapan.