Sensus Ekonomi Kota Cirebon Resmi Berjalan, BPS Ajak Warga Berikan Data yang Akurat

Minggu 21-06-2026,19:00 WIB
Reporter : Apridista S Ramdhani
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Cirebon 2026. 

Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperoleh data akurat mengenai seluruh aktivitas usaha yang ada di wilayah Kota Cirebon, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan besar.

Peluncuran program sekaligus pelepasan petugas sensus dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kegiatan Cirebon Run 10K yang berlangsung pada Minggu (21/6/2026). 

Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Cirebon, unsur Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga perwakilan dunia usaha.

BACA JUGA:Milad ke 24 BSMI, Mengabdi untuk Kemanusiaan dari Indonesia untuk Dunia

BACA JUGA:KDMP dan MBG Jadi Sorotan, Mahasiswa Uniku Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi

Kepala BPS Kota Cirebon, Samiran, menjelaskan bahwa pelaksanaan sensus ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. 

Dalam ketentuan tersebut, BPS menyelenggarakan tiga sensus nasional secara berkala setiap sepuluh tahun, yakni Sensus Penduduk pada tahun berakhiran angka 0, Sensus Pertanian pada tahun berakhiran angka 3, dan Sensus Ekonomi pada tahun berakhiran angka 6.

"Sensus Ekonomi memiliki peran yang sangat strategis karena hasilnya menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengevaluasi kondisi perekonomian sekaligus menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujar Samiran.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Cirebon telah dimulai sejak April 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga Agustus 2026. 

BACA JUGA:KDMP di Kuningan Dapat Bantuan Truk dan Motor Roda Tiga, Siap Genjot UMKM

BACA JUGA:5 Rekomendasi Hp Gaming Murah Edisi Juni 2026, Ponsel Flagship dan Anti Lemot Mulai Rp3 Jutaan

Pada tahap awal, BPS lebih dulu melakukan pendataan terhadap perusahaan-perusahaan besar yang ada di Indonesia, termasuk di Kota Cirebon.

Menurut Samiran, terdapat sekitar 46 ribu unit usaha yang tersebar di Kota Cirebon. Dari jumlah tersebut, sebanyak 117 merupakan perusahaan besar, sementara sisanya didominasi oleh pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

"UMKM masih mendominasi struktur usaha di Kota Cirebon. Karena itu, data yang diperoleh dari sensus ini sangat penting untuk melihat kondisi riil perekonomian masyarakat," katanya.

Kategori :