Program MBG Libur, Harga Sembako di Cirebon Turun, Warga Berharap Tetap Stabil

Kamis 09-07-2026,05:01 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Moh Junaedi

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Liburnya operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah membawa dampak terhadap harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional wilayah Cirebon.

Berkurangnya permintaan bahan pangan untuk kebutuhan program tersebut membuat harga beberapa komoditas seperti telur, daging ayam, dan sayuran mulai mengalami penurunan hingga kembali ke kisaran harga normal.

Kondisi ini disambut positif oleh masyarakat, terutama kalangan ibu rumah tangga yang selama beberapa bulan terakhir harus menyesuaikan pengeluaran akibat kenaikan harga sejumlah bahan pokok.

BACA JUGA:Oknum TNI di Kasus Korupsi MBG Terungkap, Kejagung Usut Keterlibatan Perwira Aktif

Sebelumnya, ketika Program MBG berjalan secara aktif, kebutuhan bahan pangan meningkat cukup signifikan.

Pasokan telur, daging ayam, hingga berbagai jenis sayuran banyak diserap untuk memenuhi kebutuhan penyediaan menu makanan bergizi bagi para peserta program.

Meningkatnya permintaan tersebut berdampak pada berkurangnya stok yang tersedia di pasar tradisional.

Akibatnya, harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan dibandingkan kondisi normal.

Namun, sejak kegiatan MBG dihentikan sementara mengikuti masa libur sekolah, permintaan dari penyedia program menurun cukup drastis.

BACA JUGA:Harga Sembako Melambung, 934 Keluarga di Desa Gagasari Cirebon Dapat Bantuan Pangan

Pasokan barang di pasar menjadi lebih longgar sehingga harga perlahan mengalami penyesuaian.

Salah satu komoditas yang mengalami penurunan cukup terasa adalah telur ayam. Jika sebelumnya harga telur sempat berada di kisaran Rp28 ribuan per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp23 ribuan per kilogram.

Penurunan harga tersebut membuat masyarakat merasa lebih leluasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Marni (50), warga Kecamatan Astanajapura, mengaku sudah merasakan perubahan harga saat berbelanja di pasar tradisional dalam beberapa pekan terakhir.

Menurutnya, harga telur maupun daging ayam kini jauh lebih bersahabat dibandingkan ketika Program MBG masih berjalan penuh.

Kategori :