Modernisasi Pertanian Berlanjut, Petani Muda Indramayu Dibekali Keterampilan Alsintan
DILATIH: Petani di Kabupaten Indramayu mengikuti pelatihan pengoperasian alsintan berupaya mesin panen atau combine harvester, kemarin.-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam modernisasi di sektor pertanian terus dilakukan, hal itu dibuktikan dengan adanya 100 orang yang terdiri dari anggota kelompok tani dan petani muda di Indramayu dilatih bagaimana cara mengoperasikan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin panen atau combine harvester.
Kegiatan ini kerjasama antara Pemkab Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu bersama Balai Besar Penerapan Modernisasi pertanian (BBPMP) Jawa Barat.
Kepala DKPP Kabupaten Indramayu Sugeng Heryanto melalui Kabid Hortikultura, Perkebunan, dan Penyuluhan, M Ikhwan Farkhani menyatakan bahwa pelaksanaan program pelatihan pengoperasian combine harvester adalah langkah modernisasi pertanian di Kabupaten Indramayu. Bertujuan agar petani Indramayu dapat mengoperasikan Alsintan.
“Meskipun tidak semua petani yang tergabung dalam kelompoknya punya aset bantuan Alsintan berupa combine harvester namun dengan bisa mengoperasikannya Alsintan ini, peserta dari kelompok tani dan masyarakat atau petani muda yang minat,” ujarnya. Kamis (9/7/2026).
BACA JUGA:Alasan Rumah Jampidsus Febrie Dijaga TNI Menurut Kapuspen, Tegaskan Tak Terkait Penggeledahan
Menurut Ikhwan penggunaan combine harvester saat panen dinilai lebih efesien, cepat dan produk atau gabah saat dipanen terjaga kualitasnya.
“Ini juga peluang kerja bagi petani muda kita ketika bisa mengoperasikan combine, karena di Indramayu khususnya masih jarang petani yang bisa operasikan combine harvester,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, H Sutatang mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung penuh langkah Pemkab Indramayu yang terus berupaya dalam meningkatkan sektor pertanian bukan saja berfokus bagaimana meningkatkan produktifitas tanaman padi, namun juga bagaimana meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dari para petani agar mampu bersaing dalam hal penggunaan teknologi di sektor pertanian, salah satunya bekerjasama dengan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Jawa Barat.
“Pelatihan ini diikuti juga oleh petani-petani muda kita, bisa menarik tenaga kerja bagi petani muda, karena selama ini saat panen gunakan combine operatornya masih di datang dari luar kabupaten bahkan luar provinsi,” ujarnya. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

