INDRAMAYU – Tahun 2014 ini Pemkab Indramayu menargetkan perolehan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari sektor pedesaan dan perkotaan sebesar Rp27,3 miliar. Jumlah itu lebih besar dibandingkan target tahun lalu sebesar Rp25 miliar. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Keuangan Daerah Kabupaten Indramayu, Drs H Rinto Waluyo MPd, Jumat (12/9). Rinto mengatakan, penerimaan dari PBB pedesaan dan perkotaan selanjutnya akan diserahkan kembali ke desa atau kelurahan dalam bentuk bantuan keuangan. Untuk itu sebagai pihak yang berkepentingan dengan suksesnya penerimaan PBB ini, maka desa atau kelurahan diharapkan bisa sesuai dengan target yang ingin dicapai. “Kami terus melakukan sosialisasi agar kepala desa memiliki pemahaman dalam PBB dari sektor pedesaan dan perkotaan,” ujarnya. Pajak PBB pedesaan dan perkotaan dinilai sebagai jenis pendapatan yang cukup potensial dibandingkan jenis pendapatan asli daerah lainnya, seperti pajak air bawah tanah, pajak sarang burung walet dan lainnya. Rinto juga mengakui kalau masih banyak kendala di lapangan, namun ia optimis target tersebut akan tercapai. Ia juga meminta kepala desa agar dapat memaksimalkan petugas penagih pajak agar target di masing-masing desa dapat tercapai. Karena ini merupakan upaya untuk membiayai pembangunan di wilayah perkotaan dan pedesaan. “Dinas Keuangan Daerah juga mengimbau kepada seluruh aparat agar menjadi contoh sebagai wajib pajak yang baik, dapat mengajak dan menggugah kesadaran masyarakat di sekitarnya untuk membayar pajak, serta mampu memberikan penjelasan yang tepat mengenai kenaikan pokok ketetapan PBB akibat adanya peningkatan nilai jual objek pajak (NJOP). Sehingga ketetapan tersebut dapat diterima oleh masyarakat,” katanya. Rinto menambahkan, potensi PBB yang belum maksimal akan terus digenjot lagi agar bisa maksimal, sehingga target yang telah ditetapkan akan bisa tercapai. Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Dalam SH KN mengatakan, Dinas Keuangan Daerah harus dapat menggali potensi-potensi pajak lainnya yang belum tergarap secara maksimal. “Saya kira masih banyak potensi pajak lainnya yang bisa digali untuk meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya. (oet)
Target Perolehan PBB Rp27 M
Sabtu 13-09-2014,17:16 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 28-09-2026,09:49 WIB
Panduan Membeli Suzuki Ertiga Bekas: Rekomendasi Tahun Terbaik dan Nilai Investasinya
Senin 28-09-2026,10:01 WIB
Tragis! Pelajar SMKN 2 Cirebon Meninggal, Motor Terperosok Lubang
Senin 28-09-2026,11:31 WIB
Anniversary Bima Putra Cup III: Ajang Pembinaan dan Uji Mental Talenta Muda Sepak Bola
Senin 28-09-2026,14:52 WIB
Mudah Dirawat & Punya Tampilan Menarik, Ini 6 Tanaman Hias Daun untuk Menghiasi Teras Depan Rumah
Senin 28-09-2026,12:42 WIB
Pasar Hijau Cikomboy Desa Matangaji Cirebon: Dari Potensi Alam Matangaji Menjadi Nilai Ekonomi
Terkini
Selasa 29-09-2026,08:11 WIB
Bedah Taktik John Herdman Saat Indonesia VS Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Long Ball dan Spam Crossing?
Selasa 29-09-2026,07:39 WIB
Kijang Innova Reborn G 2016 Bukan Sekadar MPV, Kabin Luas, Diesel Kuat, Nyaman dan Nilai Jual Terjaga
Selasa 29-09-2026,07:38 WIB
7 Tanaman Hias Batang untuk Rumah Lebih Estetik, Ada yang Berduri, Berbonggol dan Cocok Jadi Pagar Alami
Selasa 29-09-2026,05:45 WIB
Tips Membeli Mobil Mitsubishi Xpander Exceed Bekas, Rilisan Tahun Muda, Spek 7 Seater Pas Buat Keluarga
Selasa 29-09-2026,05:34 WIB