BRI Peduli Tingkatkan Kapasitas Peternak Sapi Perah di Malang Lewat Program Klaster Unggulan

Sabtu 01-08-2026,14:24 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

MALANG, RADARCIREBON.COM – Berlokasi di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usaha peternakan sapi perah menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga.

Salah satunya adalah Kelompok Ternak Sumber Karanglo. Kelompok ini berdiri sejak Oktober 2020 sebagai wadah bagi para peternak dalam mengembangkan usaha peternakan sapi perah yang menjadi mata pencaharian mereka.

Salah satu anggota kelompok tersebut adalah Rendy Hertanto. Bersama para anggota lainnya, ia menjalankan usaha peternakan sapi perah yang menghasilkan susu segar sebagai komoditas utama. Melalui kelompok ini, para peternak terus berupaya meningkatkan kualitas hasil ternak sekaligus mengembangkan usaha agar mampu memberikan nilai tambah bagi hasil produksi.

Hingga saat ini, Kelompok Ternak Sumber Karanglo memiliki lebih dari 58 ekor sapi perah dengan produksi mencapai lebih dari 400 liter susu setiap harinya. Untuk menjaga kualitas hasil ternak, kelompok juga rutin mengadakan bimbingan teknis dan vaksinasi kesehatan ternak sehingga produktivitas tetap terjaga.

BACA JUGA:Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI yang Membuka Jalan Akses Finansial hingga Perbaiki Nasib Nelayan

Meski menunjukkan perkembangan yang baik, perjalanan kelompok tidak selalu berjalan mulus. Dalam proses mengembangkan usaha, para peternak dihadapkan pada berbagai tantangan yang membatasi ruang untuk berkembang. Proses produksi yang masih dilakukan secara manual membuat kapasitas dan efisiensi kerja belum maksimal.

Di sisi lain, jangkauan pemasaran produk masih terbatas sehingga peluang penjualan belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Para peternak juga masih berupaya memenuhi persyaratan legalitas usaha dan produk, sementara keterbatasan modal menjadi tantangan dalam meningkatkan kapasitas produksi maupun memperluas pemasaran.

"Produksi masih manual sehingga kapasitas dan efisiensi produksi masih terbatas. Pasar masih terbatas sehingga jangkauan penjualan belum luas. Perizinan usaha dan produk masih dalam proses pemenuhan persyaratan. Keterbatasan modal juga menjadi tantangan dalam pengembangan produksi dan pemasaran," ujar Rendy.

Berangkat dari berbagai tantangan tersebut, Kelompok Ternak Sumber Karanglo kemudian bergabung dalam Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli. Melalui program ini, para peternak memperoleh pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62 Ribu Debitur KPR FLPP, BRI Perkuat Peran sebagai Penggerak Ekonomi

"Peternak memperoleh pelatihan pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah seperti susu pasteurisasi, yoghurt, dan keju sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan. Kami juga mendapatkan dukungan sarana dan prasarana sehingga proses pengolahan menjadi lebih efisien, higienis, dan mampu meningkatkan volume produksi," kata Rendy.

Selain mendukung proses produksi, Program Klaster Unggulan juga memberikan pendampingan dalam pengurusan izin produksi olahan susu sapi. Para peternak turut mendapatkan pelatihan marketing dan digital marketing untuk memperluas pemasaran melalui pemanfaatan media digital sekaligus memperkuat daya saing produk olahan susu.

Berbagai pendampingan tersebut menjadi bekal bagi kelompok untuk mengembangkan usaha secara lebih berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan kualitas produk, pendampingan ini juga membuka peluang bagi para peternak untuk menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi melalui produk olahan susu yang dihasilkan.

"Program ini sangat membantu meningkatkan kualitas usaha dan kesejahteraan masyarakat. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan, bantuan peralatan, dan pendampingan usaha. Semoga BRI Peduli terus hadir dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat," tutur Rendy.

BACA JUGA:Tiket Umum Sold Out dalam Satu Jam, BRI Hadirkan Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchestra Lewat BRImo

Kategori :