BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG, Ada yang Mangkir hingga Terlibat Judi Online

Jumat 07-08-2026,20:01 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Moh Junaedi

Sudaryono menegaskan, tindakan tegas tersebut merupakan bagian dari upaya BGN menjaga disiplin dan kualitas pengelolaan program MBG.

Selain persoalan ketidakhadiran, terdapat pula kasus keracunan MBG yang terjadi berulang dan menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pemberhentian kepala dapur yang dinilai melakukan pelanggaran.

"Mereka semua kami berhentikan karena tindakan indisipliner, kemudian tidak hadir, ada juga kasus keracunan MBG yang berulang," tutur Sudaryono.

BACA JUGA:BGN Copot 137 Kepala SPPG di Berbagai Daerah, Ada yang Terkait Kasus Keracunan MBG

Selain melakukan evaluasi terhadap pengelola dapur, BGN juga memperkuat aspek kesehatan para pekerja yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.

Sudaryono mengatakan, seluruh jajaran yang bekerja di dapur MBG diperintahkan mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Langkah tersebut dilakukan agar setiap pekerja memahami kondisi kesehatannya sebelum menjalankan tugas.

BGN juga meminta setiap dapur melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan para pekerja sebelum kegiatan dimulai.

Pemeriksaan tersebut mencakup pengecekan suhu tubuh serta menanyakan kondisi kesehatan seperti diare, sakit perut, dan keluhan lainnya.

BACA JUGA:BGN Resmikan Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center, Sudaryono Klaim Pengaduan MBG Lebih Mudah

"Kami juga sudah memerintahkan ke seluruh dapur sebelum memulai pekerjaan. Seluruh karyawan, pegawai, relawan, harus dicek suhunya, ditanya apakah ada diare, sakit perut, dan lain-lain," kata Sudaryono.

Menurut BGN, langkah evaluasi dan pengawasan tersebut menjadi bagian penting dalam memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih disiplin sekaligus menjaga kualitas makanan dan keamanan pangan yang diterima masyarakat. (*)

Kategori :