Mobil Hybrid Irit BBM Saat Macet, Ternyata Ini Teknologi yang Bekerja

Jumat 21-08-2026,10:11 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

Bagi mobil bensin biasa, kondisi tersebut cenderung tidak ideal karena energi terus digunakan untuk akselerasi dan kemudian banyak yang hilang ketika kendaraan mengerem.

Sementara itu, mobil hybrid dapat memanfaatkan fase perlambatan untuk melakukan regenerasi.

Secara sederhana, siklusnya dapat digambarkan seperti berikut:

  1. Mobil mulai bergerak menggunakan kombinasi tenaga yang paling efisien.
  2. Motor listrik membantu saat akselerasi.
  3. Pengemudi mengurangi kecepatan atau menginjak rem.
  4. Sistem regeneratif mengubah sebagian energi gerak menjadi listrik.
  5. Listrik disimpan di baterai.
  6. Energi tersebut kembali digunakan saat mobil bergerak.

Semakin sering terjadi siklus berhenti dan berjalan, semakin banyak pula kesempatan sistem untuk melakukan pemulihan energi.

6. Mesin Bensin Tidak Harus Terus Bekerja pada Kondisi yang Kurang Efisien

Mesin pembakaran internal memiliki kondisi operasi tertentu yang lebih efisien dibandingkan kondisi lainnya.

Berkendara dengan kecepatan rendah, sering berhenti, lalu kembali berakselerasi bukan selalu kondisi terbaik bagi mesin bensin.

Sistem hybrid dirancang untuk mengatasi persoalan tersebut dengan membagi tugas antara mesin bensin dan motor listrik.

Ketika tenaga listrik lebih sesuai, motor listrik dapat mengambil peran. Saat kebutuhan tenaga meningkat atau baterai membutuhkan pengisian, mesin bensin dapat bekerja.

Komputer kendaraan akan menentukan kombinasi tenaga berdasarkan berbagai parameter yang terus dipantau.

Hasilnya, mesin bensin tidak harus bekerja sendirian sepanjang perjalanan.

7. Sistem Kelistrikan Bisa Tetap Menyuplai Kebutuhan Mobil Saat Mesin Mati

Salah satu kekhawatiran ketika mesin mati di tengah kemacetan adalah apakah berbagai perangkat di dalam mobil tetap dapat bekerja.

Pada mobil hybrid, sistem kelistrikan dirancang untuk memanfaatkan baterai sebagai sumber energi bagi berbagai kebutuhan kendaraan.

Karena itu, mesin bensin dapat berada dalam kondisi mati sementara sistem kelistrikan kendaraan tetap beroperasi sesuai kebutuhan.

Hal ini sangat berguna ketika mobil berhenti cukup lama, terutama saat pengemudi tetap membutuhkan perangkat elektronik dan pendingin kabin.

Kategori :