Dua Jembatan Baru Hadir di Majalengka, Akses Warga Makin Mudah

Sabtu 19-09-2026,13:31 WIB
Reporter : Baehaqi
Editor : Leni Indarti Hasyim

Rendra mengatakan pembangunan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Jembatan ini sebelumnya hampir rubuh atau tidak layak, sehingga negara menanggapi adanya kondisi seperti itu, turun tangan melalui TNI. Alhamdulillah dalam waktu 35 hari, jembatan ini bisa terselesaikan dengan baik,” kata Rendra.

Jembatan sepanjang sekitar 18 meter dengan lebar kurang lebih 2 meter itu menjadi akses penghubung bagi masyarakat dari tiga desa.

BACA JUGA:Revitalisasi SD di Kuningan Hampir Rp100 Miliar, Ekonomi Warga Ikut Bergerak

Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan membuat kendaraan sulit melintas. Bahkan, sepeda motor hampir tidak dapat melewati jalur tersebut.

“Yang tadinya akses hanya sepeda, sepeda motor pun hampir tidak bisa digunakan karena mau roboh. Alhamdulillah sekarang roda tiga bisa masuk ataupun berapa beban, berapa banyak motor pun bisa dilalui,” ujarnya.
Bagi masyarakat, manfaat jembatan tersebut terasa langsung dalam aktivitas sehari-hari. Jalur yang sebelumnya harus ditempuh dengan memutar kini menjadi jauh lebih singkat.

Bupati Eman menggambarkan perubahan tersebut dengan perbandingan waktu tempuh yang cukup signifikan.
“Bayangkan dua-tiga desa, kalau jembatannya rusak, mereka harus keliling. Mungkin memakan waktu 30 menit, sementara ke sini mungkin hanya tiga menit saja sampai. Ini bedanya,” kata Eman.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur semakin penting ketika masyarakat membutuhkan akses yang cepat dan aman, sementara kondisi fiskal daerah menghadapi tekanan akibat kebijakan efisiensi.

BACA JUGA:Daftar Pemain Timnas Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Derbi Panas Paling Dinanti Lawan Timnas Indonesia

Karena itu, Eman menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi.
“Tanpa kolaborasi, kita tidak akan mungkin berhasil dengan sukses. Agar kita bisa mempercepat pembangunan, inovasi, kolaborasi, dan anggarannya harus ada. Tiga hal itu yang paling penting,” ujarnya.
Ia berharap jembatan yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Bagi Edi, salah seorang warga, perubahan kondisi jembatan di wilayahnya memberikan rasa aman baru bagi masyarakat.

“Alhamdulillah sekarang sudah bagus dan bisa dilewati dengan lebih nyaman. Dulu kondisinya sudah mengkhawatirkan, jadi kami harus hati-hati kalau lewat,” kata Edi.

BACA JUGA:Daftar Pemain Timnas Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Derbi Panas Paling Dinanti Lawan Timnas Indonesia

Dua pembangunan jembatan di Majalengka tersebut memperlihatkan persoalan yang sama dari sisi berbeda: akses menjadi kebutuhan dasar yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat.

Di Putridalem, warga menunggu jembatan baru agar tidak lagi bergantung pada getek dan jembatan bambu serta terbebani biaya penyeberangan. Sementara di Dawuan, warga akhirnya kembali memperoleh akses yang lebih aman setelah jembatan lama berada dalam kondisi tidak layak.

Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah dan TNI menempuh jalur kolaborasi untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Kategori :