Abses gigi tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Kondisi ini membutuhkan pemeriksaan dan penanganan dokter gigi.
BACA JUGA:Haye dan Ragnar Masuk, Ini 4 Pemain Persib yang Dicoret Timnas untuk Ajang FIFA ASEAN Cup 2026
3. Kerusakan Gigi Semakin Luas
Semakin lama karies dibiarkan, semakin besar risiko struktur gigi mengalami kerusakan.
Gigi yang pada awalnya masih dapat dipertahankan dengan perawatan sederhana dalam beberapa kasus bisa membutuhkan perawatan saluran akar.
Jika kerusakannya sudah terlalu parah, dokter gigi mungkin perlu mencabut gigi tersebut karena tidak lagi dapat dipertahankan.
BACA JUGA:7 Tanaman Hidroponik Indoor yang Cocok untuk Dekorasi Rumah Minimalis, Pas untuk Pemula
4. Infeksi Dapat Menyebar ke Rahang dan Leher
Infeksi akibat abses gigi dapat menyebar ke jaringan di sekitar gigi, rahang, wajah, hingga leher.
Mayo Clinic mengingatkan bahwa abses gigi yang tidak ditangani dapat menyebar ke rahang serta area lain di kepala dan leher.
Dalam kondisi yang parah, infeksi bahkan dapat berkembang menjadi sepsis.
Karena itu, pembengkakan pada wajah atau leher yang muncul bersamaan dengan masalah gigi tidak boleh dianggap sebagai keluhan biasa.
5. Dalam Kasus Jarang, Bisa Menimbulkan Komplikasi Serius
Infeksi gigi yang menyebar memang jarang terjadi. Namun, ketika kondisi tersebut muncul, dampaknya dapat membahayakan kesehatan.
Infeksi yang telah menyebar ke bagian tubuh lain dapat menyebabkan infeksi berat atau sepsis. Risiko komplikasi juga dapat meningkat pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu.
Hubungan antara kesehatan mulut dan kondisi organ tubuh lainnya juga menjadi perhatian dalam dunia medis.