Telur Bisa Bikin Bisul, Benarkah? Ini Penjelasan yang Perlu Diketahui

Rabu 23-09-2026,09:20 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

BACA JUGA:Gagal Cuan! Hak Siar FIFA ASEAN Cup Alot Sepi Peminat, Bonus Hadiah Juara Dipangkas Besar-besaran

Alergi telur juga dapat menyebabkan ruam dan pembengkakan pada kulit.

Gejalanya tidak selalu terbatas pada kulit. Beberapa orang dapat mengalami hidung tersumbat atau berair, bersin, sakit atau kram perut, mual, muntah, batuk, mengi, hingga sesak napas.

Apakah Bisul Termasuk Gejala Alergi Telur?

Istilah bisul perlu dibedakan dari bentol atau biduran. Bisul bukan gejala khas alergi telur.

BACA JUGA:Air Purifier Alami, Ini 7 Tanaman Hias Penghasil Oksigen dan Pembersih Udara yang Bisa Bikin Rumah Tambah Asri

Reaksi alergi pada kulit lebih sering muncul dalam bentuk gatal, biduran, ruam, atau pembengkakan.

Karena itu, jika setelah makan telur muncul benjolan yang disebut sebagai bisul, belum tentu telur menjadi penyebabnya. Benjolan pada kulit dapat muncul karena berbagai faktor.

Waktu kemunculan benjolan setelah makan telur juga tidak cukup untuk memastikan bahwa seseorang mengalami alergi telur.

Bagaimana Memastikan Alergi Telur?

Untuk memastikan apakah telur menjadi pemicu alergi, dokter dapat memeriksa riwayat munculnya gejala dan melakukan pemeriksaan fisik.

Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan tambahan sesuai kondisi pasien, seperti tes tusuk kulit, tes darah, atau food challenge.

Dalam food challenge, dokter memberikan makanan yang dicurigai sebagai pemicu dalam pengawasan tenaga kesehatan. 

Pemeriksaan ini perlu dilakukan secara terkontrol karena dapat menimbulkan reaksi alergi yang serius.

Cara Mencegah Reaksi Alergi Telur

Jika seseorang memang memiliki alergi telur, menghindari telur dan makanan yang mengandung protein telur menjadi salah satu cara utama untuk mencegah reaksi.

Kategori :