Karena itu, pemeriksaan kaki-kaki menjadi salah satu bagian penting ketika membeli Ertiga bekas.
2. Ground Clearance Lebih Rendah
Ground clearance menjadi salah satu kelemahan Ertiga ketika dibandingkan dengan Xpander.
Pada generasi kedua, jarak terendah Ertiga dari permukaan tanah berada di kisaran 180 mm.
Angka tersebut masih cukup untuk penggunaan sehari-hari, tetapi perlu perhatian ketika mobil membawa muatan penuh atau melewati jalan yang tidak rata.
Kondisinya berbeda dengan Mitsubishi Xpander yang memiliki ground clearance hingga sekitar 220–225 mm.
Ground clearance yang lebih tinggi membuat Xpander lebih siap menghadapi jalan berlubang, genangan, hingga medan yang kurang bersahabat.
3. Bagasi Terbatas Saat Tujuh Kursi Terisi
Ertiga memiliki konfigurasi tiga baris dengan kapasitas tujuh penumpang. Namun, ketika seluruh kursi digunakan, ruang bagasi di belakang baris ketiga menjadi terbatas.
Kondisi tersebut bisa menjadi masalah bagi keluarga yang membawa banyak barang ketika bepergian bersama tujuh penumpang.
Dibandingkan Ertiga, Xpander dan Honda Mobilio menawarkan ruang bagasi yang dinilai lebih luas dan fleksibel untuk kebutuhan tertentu.
4. Fitur Keselamatan Aktif Masih Terbatas
Calon pembeli juga perlu memperhatikan fitur keselamatan ketika memilih Ertiga bekas.
Sejumlah varian Ertiga bekas, termasuk unit dengan tahun relatif muda, belum menawarkan paket fitur keselamatan aktif berbasis radar modern.
Sebagai pembanding, Toyota Avanza dan Veloz generasi terbaru telah menawarkan Toyota Safety Sense pada varian tertentu.
Mitsubishi Xpander juga menawarkan fitur kontrol stabilitas pada varian tertentu.