BACA JUGA:Emas Batangan vs Emas Digital: Cara Penyimpanan, Risiko, dan Tips Memilih Investasi
Dugaan pelatihan menjadi salah satu temuan yang didalami penyidik Densus 88.
Polisi menyebut aktivitas tersebut mencakup latihan fisik, latihan menembak, serta kegiatan lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas militansi terorisme.
"Dalam kegiatan penyidikan juga ditemukan dugaan adanya kegiatan pelatihan pada sebagian tersangka. Dari latihan fisik, menembak, serta kegiatan pelatihan lainnya yang terkait dengan aktivitas militansi terorisme," ujar Mayndra.
Temuan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan.
BACA JUGA:11 Tersangka Terorisme Ditangkap Densus 88, Jaringannya Tersebar di 6 Provinsi
BACA JUGA:Ini 6 Rekomendasi Mobil Sedan Bekas di Bawah 50 Juta, Desain Timeless, Irit BBM, Tetap Ramah Kantong
Densus 88 terus mendalami aktivitas yang dilakukan para tersangka untuk mengetahui lebih jauh keterkaitannya dengan jaringan terorisme.
Densus 88 Geledah dan Periksa Barang Bukti
Setelah melakukan penangkapan, Densus 88 melanjutkan penyidikan dengan melakukan sejumlah tindakan hukum.
Langkah tersebut antara lain berupa penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti. Penyidik juga memeriksa saksi serta para tersangka.
"Setelah melaksanakan penangkapan, Densus 88 AT Polri melakukan rangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, pemeriksaan saksi dan tersangka, berdasarkan SOP yang ada," katanya.
Penyidikan 11 Tersangka Masih Berjalan
Hingga kini, penyidikan terhadap 11 tersangka tersebut masih berlangsung. Densus 88 masih mendalami berbagai barang bukti yang ditemukan selama proses penindakan.
Penyidik juga menelusuri hubungan masing-masing tersangka dengan individu maupun jaringan terorisme lainnya.
Pendalaman dilakukan untuk mengungkap aktivitas para tersangka sekaligus memetakan keterkaitan mereka dengan jaringan yang diduga terafiliasi paham Daulah Islamiyah dan jaringan terorisme lainnya.