TALAGA- Kapolres AKBP Suyudi Arip Seto SH SIK memberikan arahan sekaligus perintah kepada semua jajaran polsek di wilayah hukum Majalengka untuk melaksanakan giat operasi pekat bersandi 21. Termasuk dalam hal ini Polsek Talaga. Kapolsek Talaga AKP M Suparman mengatakan, jajaran Polsek Talaga telah melaksanakan operasi 21 dengan sasaran merazia knalpot bising. Karena selama ini pihaknya banyak menerima laporan dan keluhan dari tokoh agama, tokoh masyarakat soal penggunaan knalpot bising yang dirasakan sangat mengganggu terhadap kenyamanan dan ketenangan warga. “Gangguan itu terutama dirasakan pada saat warga yang tengah melaksanakan ibadah maupun beristirahat, juga mengganggu aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah. Atas dasar itulah, kami pada malam minggu kemarin baru saja selesai menggelar operasi razia knalpot bising,” kata Suparman kepada Radar, kemarin (29/10). Dia menuturkan, dalam pelaksanaan operasi razia knalpot bising itu tidak melakukan tilang, akan tetapi kepolisian memberikan arahan dan teguran. Sekaligus meminta kepada para pengguna sepeda motor yang menggunakan knalpot bising agar mereka menggantikannya dengan knalpot standar yang tidak menimbulkan suara bising. “Upaya lain adalah pendekatan secara persuasif ke sekolah-sekolah. Karena siswa-siswa tidak sedikit yang menggunakan motor berknalpot bising. Tidak lupa kami berkoordinasi dengan penyelenggara pendidikan, Kasi Trantrib dan anggota Satpol PP yang ada di Kecamatan Talaga,” ucapnya. Selain itu lanjut Suherman, untuk mengantisipasi perkembangan pengaruh tindakan dari gerakan ISIS agar tidak masuk ke wilayah Kecamatan Talaga, jajaran Polsek Talaga memberikan arahan dalam setiap kesempatan atau pertemuan dengan masyarakat, dan kepada setiap pemerintah desa dan kecamatan. “Kami secara tegas meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih waspada, menolak dan lebih berhati-hati untuk menghindari masuk gerakan ISIS. Jangan terpengaruh dengan hasutan dan ajakan yang akan membawa kearah yang negatip,” ungkapnya. Suherman juga mengingatkan, agar masyarakat tidak mudah tertipu dengan bermacam undian berhadiah palsu biasanya lewat ponsel atau surat. Demikian pula dengan modus telpon yang menginfokan anggota keluarga ada yang kecelakaan. Lalu meminta sejumlah uang untuk mengurusi biaya rumah sakitnya. “Jalur lalu lintas Talaga merupakan jalur yang sibuk dan padat. Kami menghimbau kepada pengendara untuk selalu mentaati peraturan lalu lintas. Sehingga terhindar dari kecelakaan yang tidak diinginkan,” tegasnya. (gus/adv)
Polsek Talaga Gelar Operasi 21
Kamis 30-10-2014,09:06 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 02-06-2026,15:01 WIB
Kecelakaan di Cirebon: Teman Korban Singgung Begal dan Gengster, Polisi Sebut Laka Tunggal
Selasa 02-06-2026,09:39 WIB
Pendaftaran Sekolah Maung di Cirebon Over Kuota, Persaingan Masuk SMAN 2 Kian Ketat
Selasa 02-06-2026,11:00 WIB
Tak Lolos Sekolah Maung? SMA Telkom Cirebon Siap Tampung 100 Siswa dengan Fasilitas Modern
Selasa 02-06-2026,10:30 WIB
3 Pengamen Curi Motor di Cirebon, Dijual Murah untuk Bertahan Hidup, Berakhir di Penjara
Selasa 02-06-2026,09:24 WIB
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Juni 2026 Resmi Ditetapkan, Ada Long Weekend atau Tidak?
Terkini
Rabu 03-06-2026,07:00 WIB
Iklan Rokok di Kabupaten Cirebon Diperketat, Dilarang Dipasang di Jalur Protokol dan Dekat Sekolah
Rabu 03-06-2026,06:01 WIB
Nama Mamat Roby Menguat di Demokrat Kuningan, Yosa: Bisa Bawa Partai Bangkit Lagi
Rabu 03-06-2026,05:01 WIB
Kesempatan Emas! LPDP Resmi Buka Beasiswa S2 ke Amerika, Inggris dan Tiongkok, Begini Cara Daftarnya
Rabu 03-06-2026,04:01 WIB
BKPSDM Cirebon Ungkap 7 ASN Mangkir Kerja, Take Home Pay Tak Dibayarkan
Rabu 03-06-2026,02:01 WIB