RADARCIREBON.COM – Ancaman hoaks, perundungan siber (cyberbullying), kecanduan gawai, hingga penipuan online semakin menuntut pelajar untuk memahami cara menggunakan teknologi secara bijak.
Menjawab tantangan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon meluncurkan program Pintar Jaga Etika dan Ramah Digital (PIJAR).
SMP Negeri 6 Kota Cirebon menjadi sekolah pertama yang mengikuti edukasi tersebut melalui kegiatan bertajuk PIJAR Goes to School, Kamis (15/10/2026).
Program ini dirancang untuk membekali pelajar dengan pengetahuan tentang keamanan digital, etika bermedia sosial, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara bertanggung jawab.
Ketua DWP Unit DKIS Kota Cirebon, Ny. Rury Maulana, menuturkan PIJAR kali ini mengusung tema "Menyalakan Literasi Digital, Membangun Generasi Berkarakter".
Menurutnya, PIJAR hadir sebagai gerakan literasi digital untuk membentuk pelajar Kota Cirebon yang cerdas, aman, kreatif, berkarakter, dan beretika dalam memanfaatkan teknologi.
Edukasi dikemas secara menyenangkan melalui seminar interaktif, lokakarya (workshop), permainan edukatif, kuis digital, simulasi cek fakta, hingga deklarasi pelajar cerdas digital.
Dalam kegiatan PIJAR Goes to School di SMP Negeri 6 Kota Cirebon, peserta mendapatkan lima materi edukasi dari sejumlah pihak.
BACA JUGA:Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Sejumlah Pejabat juga Turut Diamankan
BACA JUGA:Belum Kantongi Izin Keraton Kanoman, Pembangunan Pasar Darurat Disetop Sementara
Materi pertama disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai kewaspadaan terhadap pinjaman online (pinjol), judi online (judol), dan investasi ilegal.
Selanjutnya, Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) memberikan edukasi tentang etika menggunakan media digital.
DKIS Kota Cirebon membahas keamanan di dunia maya, sedangkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon memberikan edukasi mengenai transaksi pembayaran nontunai.
Materi kelima disampaikan oleh DWP dengan tema pemanfaatan AI sebagai teman belajar, bukan jalan pintas.