Daftar Daerah dengan Luas Karhutla Terbesar di Jawa Barat
Berikut rincian sejumlah kabupaten/kota berdasarkan luas area terbakar dan jumlah kejadian karhutla yang tercantum dalam data BPBD Jawa Barat sepanjang 2026.
- Kabupaten Subang, luas 355 hektare dengan 119 kejadian.
- Kabupaten Sumedang, luas 141,56 hektare dengan 75 kejadian.
- Kabupaten Ciamis, luas 94,08 hektare dengan 60 kejadian.
- Kabupaten Garut, luas 90,85 hektare dengan 17 kejadian.
- Kabupaten Majalengka, luas 77,94 hektare dengan 27 kejadian.
- Kabupaten Kuningan, luas 77,13 hektare dengan 23 kejadian.
- Kabupaten Sukabumi, luas 71,07 hektare dengan 38 kejadian.
BACA JUGA:Karhutla Landa Gunung Ciremai, Hingga Hari Ini Belum Padam, Tim Gabungan Berjibaku
- Kabupaten Tasikmalaya, luas 45,19 hektare dengan 1 kejadian.
- Kabupaten Bandung, luas 36,45 hektare dengan 32 kejadian.
- Kabupaten Cirebon, luas 23,73 hektare dengan 14 kejadian.
- Kabupaten Pangandaran, luas 21,07 hektare dengan 9 kejadian.
- Kabupaten Purwakarta, luas 10,92 hektare dengan 20 kejadian.
- Kabupaten Bogor, luas 9,95 hektare dengan 14 kejadian.
- Kabupaten Cianjur, luas 7,40 hektare dengan 8 kejadian.
- Kota Sukabumi, luas 7,21 hektare dengan 11 kejadian.
- Kota Tasikmalaya, luas 5 hektare dengan 1 kejadian.
- Kota Cirebon, luas 3,32 hektare dengan 1 kejadian.
- Kota Bandung, luas 1,58 hektare dengan 5 kejadian.
- Kabupaten Karawang, luas 1,05 hektare dengan 10 kejadian.
- Kota Cimahi, luas 0,08 hektare dengan 2 kejadian.
- Kota Bekasi, luas 0,08 hektare dengan 1 kejadian.
- Kabupaten Indramayu, luas 0,05 hektare dengan 1 kejadian.
Selain daerah-daerah tersebut, Kota Banjar tercatat mengalami 33 kejadian karhutla, Kabupaten Bandung Barat empat kejadian, dan Kota Depok dua kejadian.
Namun, luas area terbakar untuk ketiga wilayah tersebut tidak dicantumkan dalam rincian data yang tersedia.
BPBD Jabar Imbau Masyarakat Tidak Membakar Lahan Sembarangan
Untuk mengurangi risiko kebakaran meluas, BPBD Jawa Barat mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di sekitar tempat tinggalnya.
Pelaporan sejak dini dinilai penting agar petugas dapat memperoleh informasi lebih cepat dan melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan.
BACA JUGA:Asap Karhutla Kalimantan sampai Atmosfer Jakarta - Jawa Barat
Selain itu, masyarakat diimbau mengikuti informasi kebencanaan melalui kanal resmi BPBD.
Dalam informasi yang disampaikan, BPBD Jawa Barat juga mencantumkan nomor call center posko kebencanaan di 0899-9404-629.
Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat dan koordinasi dengan petugas, risiko kebakaran diharapkan dapat ditekan.
Pencegahan menjadi langkah penting untuk menghindari bertambahnya luas lahan terdampak sekaligus mengurangi potensi kerugian lingkungan akibat karhutla. (*)