Honda Astrea Grand dan Prima Kembali Diburu Kolektor Muda, Ini 5 Alasannya

Senin 26-10-2026,14:00 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

BACA JUGA:World Book Day 2026 Bank Indonesia Cirebon Santriwati Al Hikmah Raih Karya Terpilih Menulis Cerpen

Daya tarik Honda Astrea tidak hanya terletak pada desainnya. Keluarga motor ini juga dikenal memiliki mesin yang relatif sederhana, tangguh, dan mudah dirawat.

Honda Astrea Prima dan Grand menggunakan mesin empat langkah dari keluarga mesin C100 dengan kapasitas sekitar 97 cc. 

Mesin tersebut dikenal luas karena karakter pengoperasiannya yang sederhana dan konsumsi bahan bakarnya yang relatif efisien.

Di tengah kebutuhan mobilitas harian, efisiensi bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan pemilik motor klasik. 

BACA JUGA:Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan Tidak Emosional, serta Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Astrea Prima dan Grand pun masih menarik bagi mereka yang ingin menggunakan motor lawas tanpa harus mengorbankan aspek fungsionalitas.

Konstruksi mesin yang relatif sederhana juga memudahkan pemilik mempelajari perawatan kendaraan. 

Sebagian kolektor muda bahkan tertarik membongkar dan memperbaiki motor sendiri untuk memahami karakter mesin sekaligus menjaga kondisi kendaraan tetap prima.

Meski demikian, konsumsi bahan bakar dan keandalan setiap unit tetap bergantung pada kondisi mesin, perawatan, serta kualitas komponen yang digunakan.

4. Suku Cadang Relatif Mudah Dicari dan Komunitas Solid

Ketersediaan suku cadang kerap menjadi persoalan ketika seseorang memutuskan memelihara motor lawas. 

Namun, Honda Astrea memiliki keuntungan karena dahulu digunakan secara luas di Indonesia.

Komponen mesin maupun sejumlah bagian bodinya masih dapat ditemukan di pasaran. 

Pilihannya mencakup suku cadang orisinal, komponen aftermarket, hingga New Old Stock (NOS), yakni komponen lama yang belum pernah digunakan.

Meski begitu, ketersediaan setiap komponen tidak selalu sama. 

Kategori :