Hadapi Antrean BBM hingga 100 Meter di Cirebon, Marshal SPBU Punya Tugas Penting

Kamis 29-10-2026,20:31 WIB
Reporter : Apridista S Ramdhani
Editor : Moh Junaedi

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Reno Fri Daryanto mengatakan, penyiagaan marshal menjadi salah satu upaya Pertamina untuk meningkatkan kelancaran pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Petugas marshal sebelumnya merupakan bagian dari petugas keamanan SPBU. Penyeragaman penamaan dan peran petugas tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengenali personel yang bertugas mengatur antrean dan membantu kelancaran pengisian BBM.

"Program marshal ini telah kita hadirkan sejak awal tahun 2026, mereka memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan, ketertiban, dan kelancaran pelayanan di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)," paparnya. 

Lanjutnya, hingga saat ini Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi dengan lembaga penyalur serta pemantauan terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di SPBU terkait.

Ini dilalukan guna menjaga kelancaran distribusi dan memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.

"Sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan BBM, Pertamina Patra Niaga memastikan pemantauan pasokan dilakukan secara berkelanjutan di seluruh SPBU wilayah Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon," jelasnya.

Saat ini jumlah SPBU di wilayah Kota Cirebon sebanyak 14 SPBU, sedangkan di wilayah Kabupaten Cirebon sebanyak 58 SPBU.

BACA JUGA:Kilang Pertamina Balongan Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Indramayu Expo 2026

Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan pasokan dan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat.

"Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135," pungkasnya. (*)

Kategori :