Bagi Cabor yang Gagal Wujudkan Target Porda CIREBON – Tujuh cabang olahraga (cabor) memiliki andil besar bagi Kontingen Kota Cirebon dalam menembus target di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XII/2014. Biliar penyumbang emas terbanyak dengan 4 emas. Renang, pencak silat dan gulat masing-masing 3 emas. Drumband 2 emas serta tinju, atletik dan dansa masing-masing menyumbangkan 1 emas. Namun, disamping ketujuh cabor tersebut, beberapa cabor malah gagal mewujudkan targetnya. Wushu yang pada awalnya sesumbar mengincar 5 emas, pada akhirnya hanya meraih 1 perak dan 5 perunggu. Karate, panahan dan bulu tangkis juga cabor yang diproyeksikan meraih medali emas. Namun, ketiga cabor pulang dengan kegagalan meraih target. Dalam memformulasikan target bagi masing-masing cabor, KONI melakukan perhitungan dengan melihat peluang para atlet. KONI pun berdialog dengan cabor. KONI berjanji akan memprioritaskan pembinaan cabor unggulan yang berhasil menyumbangkan emas. Disamping itu, KONI mengancam akan memberikan sanksi bagi cabor yang gagal mewujudkan targetnya di porda. Sanksi yang dimaksud dengan mengurangi dana stimulan. Namun, saat dikonfirmasi terkait punishment bagi cabor yang gagal mewujudkan targetnya, Ketua Umum KONI Kota Cirebon Dr Chandra Lukita SE MM mengaku tak mau terburu-buru memutuskan. Chandra menjelaskan bahwa KONI terlebih dahulu akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. “Saat ini kita masih menikmati suasana kemenangan. Nanti akan kita evaluasi hasil pencapaian masing-masing cabor di porda,” ujarnya, kemarin (24/11). Menurut dia, kegagalan sejumlah cabor mewujudkan target meraih emas harus ditelaah secara seksama. Chandra mengatakan, ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan kegagalan tersebut. “Kegagalan itu bisa jadi disebabkan karena kesalahan secaara teknis. Namun bisa juga karena sesuatu hal yang bersifat non-teknis. Makanya, harus dievaluasi secara menyeluruh. Setelah itu, kita bisa menilai layak atau tidak cabor yanga gagal itu diberikan sanksi,” terangnya. Chandra menambahkan, soal punishment, KONI tidak akan sembarangan. Itu karena menyangkut pembinaan atlet jangka panjang. Menurut Chandra, KONI sudah mempelajari peta kekuatan cabor di Jawa Barat melalui sejumlah data yang bersumber dari KONI Provinsi Jawa Barat. “Kita akan terus mengembangkan cabor-cabor potensial. Jadi, soal punishment itu akan kita berlakukan dengan bijak,” katanya. Mengenai pembinaan cabor unggulan, Chandra memastikan bahwa KONI bakal memenuhi janjinya. Namun demikian, untuk meningkatkan kualitas pembinaan cabor unggulan, Chandra kembali menyinggung komitmen pemerintah. Yang diharapkan Chandra dari Pemkot Cirebon bukan peningkatan alokasi anggaran pembinaan dari APBD. Tetapi, komitmen pemkot menjadikan kawasan Bima sebagai pusat pembinaan atlet berprestasi di Kota Cirebon. “Optimalisasi kawasan Bima harus diutamakan. Pertama, seluruh fasilitas harus diperbaiki dan sistem pengelolaan dibenahi. Lalu, berikan akses seluas-luasnya kepada atlet berpestasi untuk memanfaatkan fasilitas olahraga Bima secara gratis. Dengan begitu, tidak akan ada lagi atlet Kota Cirebon yang berlatih di gang-gang sempit,” paparnya. (ttr)
KONI Terapkan Sanksi
Selasa 25-11-2014,09:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,09:25 WIB
Info Pesawat Jatuh di Bode Plumbon Cirebon Bikin Geger, Diskominfo: Hoax!
Jumat 18-09-2026,13:29 WIB
Video Sesama Jenis di Hotel Cirebon Viral, Satgas Pemuda Anti LGBT Siapkan Langkah Hukum
Kamis 17-09-2026,18:04 WIB
September 2026 Masih Kemarau, BMKG Ungkap Kapan Musim Hujan Mulai Datang
Kamis 17-09-2026,22:21 WIB
Viral Kepala DLH Majalengka Sebut Pernah 5 Kali ke Mekkah, Begini Klarifikasinya
Kamis 17-09-2026,20:30 WIB
Dahlan Iskan Dorong Pengusaha Sulut Hilirisasi Kelapa, Peluang Ekspor Makin Terbuka
Terkini
Jumat 18-09-2026,17:25 WIB
2 Nama Baru Diproyeksikan Masuk Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Pergantian dalam Skuad
Jumat 18-09-2026,17:00 WIB
Daftar HP 5G Terbaru September 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Jumat 18-09-2026,16:40 WIB
6 Tanaman Hias untuk Rumah Minimalis, Daunnya Unik, Mudah Dirawat dan Ampuh Hidupkan Sudut Ruangan
Jumat 18-09-2026,16:30 WIB
Akibat Cedera Jay Idzes Gagal Bela Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026, Maarten Paes dan Kawan Kawan Beri Dukungan
Jumat 18-09-2026,16:30 WIB