1.200 Jiwa Terisolasi, Bina Marga Bakal Segera Perbaiki KUNINGAN - Jembatan di Blok Dusun Cimahi Desa Gunung Manik, yang terputus pada Senin (8/12) sore menjadi perhatian serius pihak Bina Marga Kuningan. Setelah dilakukan peninjauan ke lokasi pada Selasa (9/12) siang, pihak Bina Marga langsung melakukan analisis. “Dalam dua hari ke depan akan ada penanganan darurat. Karena sifatnya darurat maka sekarang bagaimana caranya agar mobil bisa lewat, sehingga aktivitas warga tidak terganggu,” ucap Kadis Bina Marga Drs H Dadang Darmawan MSi kepada Radar, kemarin (10/12). Menurut dia, alasan dua hari karena untuk penanganan darurat diperlukan gambar, sehingga bisa tahan lama dan tidak berbahaya. Selain itu, untuk pembuatan jembatan permanen tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat. Melainkan masuk anggaran APBD tahun 2015. “Yang penting sekarang mah bisa dilewati mobil. Memang tekstur tanah labil, sehingga tanah longsor dan membuat jembatan putus. Penyebab longsor karena hujan deras pada Senin (8/12) lalu,” ucap Dadang lagi. Saat Radar meninjau lokasi, kondisi jembatan tampak terputus. Namun, masih bisa dilewati kendaraan roda dua. Jika hujan kembali terjadi dalam waktu panjang seperti hari Senin yang lalu, diprediksi jembatan tidak bisa dilewati. Pantauan Radar, jembatan yang terputus selebar 3,5 meter dan panjang 18 meter dan menjorok ke dalam akibat longsor sekitar 20 meter. Karena itu jembatan belum bisa dilewati kendaraan roda empat. Karena kondisinya menghawatirkan. Aktivitas warga setempat pun sempat terisolasi. “Aktivitas warga lumpuh. Mereka tidak bisa ke mana-mana kecuali yang punya motor. Ada jalan alternatif ke Desa Pinara, namun sayangnya tidak bisa dilewati, karena jalan ditutup setelah dilakukan pengecoran,” ucap Kades Gunung Manik Ahdali. Ada sekitar 1.200 jiwa dari tiga dusun yang tersolasi. Yang dirugian adanya kejadian ini bukan hanya pelaku usaha seperti jasa angkutan mobil, tapi juga pelajar yang bersekolah menjadi terganggu karena tidak ada angkutan umum yang berangkat. Ada sekitar 10 mobil, lanjut dia, yang tidak mengangkut penumpang. Kendaraan itu selama ini yang mengangkut warga beraktivitas. “Kami berharap secepatnya diperbaiki, karena kasihan warga. mereka tidak bisa ke mana-mana. Ingat tidak semua warga punya kendaaraan,” jelasnya. Sementara akibat hujan lebat yang berlangsung sepekan terakhir, bukan hanya jembatan yang longsor. Tapi juga jalan di Dusun Harjamukti Desa Pasir Agung Kecamatan Hantara mengalami longsor. Bahkan tiga rumah ikut menjadi korban. Di Desa Bunigeulis, Kecamatan Hantara, rumah milik Sakum dan Rumsiti terekena longsor dan rusak parah. Akibat longsor, pemilik rumah mengalami luka ringan. Sedangkan di Desa Sumberjaya, Kecamatan Ciwaru, dua rumah milik Juhro dan Warso mengalami retak-retak akibat pergerakan tanah. Semua yang terkena bencana sudah bisa ditangani pihak BPBD Kuningan. “Semua bisa diantisipasi. Terutama yang rumahnya terkena longsoran kami sudah lakukan evakuasi ke tempat lebih aman. Untuk bantuan pangan juga sudah dilakukan secara swadaya,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Agus Maulidin. Adanya cuaca yang sudah memasuki curah hujan dan deras, pihaknya terus waspda. Kejadian kemarin sudah diprediski sejak awal. Di mana jika hujan deras lebih dari dua jam, maka sudah dipastikan akan terjadi longsor. “17 kecamatan dari 32 kecamatan yang ada di Kuningan rawan longsor. Selain juga banjir, maka kami terus waspada. Ketika hujan turun sudah pasti petugas standbye,” ucap mantan kabag humas Setda Kuninan itu. Agus meminta warga untuk lebih waspada. Karena diprediksi musim hujan terjadi pucaknya pada Januari. Berbeda dengan tahun lalu, yang berlangsung Februari. “Intinya kami sudah siap dalam mengantisipasi bencana, selain personel, juga kelengkapan alat pun sudah tersedia,” ujarnya. (mus)
Jembatan Cimahi Putus Akibat Longsor
Kamis 11-12-2014,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,18:12 WIB
Anak Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Dilaporkan ke Polisi, Ini Dia Kasusnya
Senin 27-07-2026,15:00 WIB
Mobil Bekas Toyota Terlaris Tahun 2026, Masih Jadi Buruan karena Irit dan Harga Stabil
Selasa 28-07-2026,03:45 WIB
Hasil Pertandingan Indonesia VS Kamboja Piala AFF 2026, Tim Asuhan John Herdman Raih 3 Poin Penting
Selasa 28-07-2026,06:40 WIB
7 Mobil Bekas MPV 7 Seater Pas Buat Keluarga, Kabin Lega Performa Bandel, Harga Turun Signifikan
Senin 27-07-2026,22:29 WIB
Hasil Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026: Mitchell Baker Hattrick di Laga Debut, Garuda Menang Telak 5-1!
Terkini
Selasa 28-07-2026,14:32 WIB
Bupati Kuningan Minta Evaluasi Total Program MBG, Anggaran Rp1,4 Triliun Disorot Usai Stunting Naik
Selasa 28-07-2026,14:01 WIB
Tingkatkan Pelayanan dan Kelayakan Bangunan, Kemenag Ajukan Hibah Bekas Gedung PA untuk KUA Kesambi
Selasa 28-07-2026,13:44 WIB
Sekda Cirebon: Studi Lapangan PKP LAN Jadi Momentum Perkuat Inovasi Pelayanan Publik
Selasa 28-07-2026,13:00 WIB
IPB Cirebon Transformasi Kurikulum Menuju Smart Education
Selasa 28-07-2026,12:55 WIB