Sering Terlihat pada Akhir Pekan KUNINGAN - Kendaraan dinas milik Pemkab Kuningan banyak nongkrong di swalayan dan rumah makan. Pemandangan itu sering terlihat pada akhir pekan. Kondisi ini banyak disorot warga, karena dinilai tidak benar. “Saya heran, kok kendaraan dinas dipakai untuk belanja dan makan di restoran. Itu dilakukan pada hari libur. Apa tidak malu?” ucap Sri Mulyani, warga kelurahn Cijoho Kecamatan Kuningan kepada Radar, kemarin (11/12). Menurut dia, terkadang kendaraan dinas itu digunakan oleh anak pegawai. Padahal kendaraan dinas untuk menunjang perkerjaan, bukan untuk belanja makan atau kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Sri berharap, ada tindakan tegas dari pihak terkait terhadap penggunaan kendaraan dinas. Pasalnya, tidak akan ada efek jera. Bahkan, dirinya pernah mendengar kendaraan dinas pelat nomor polisinya diganti menjadi hitam agar lebih leluasa digunakan. Penggunaan kendaraan dinas untuk kebutuhan pribadi, menurutnya bukan hanya melanggar, tapi juga membuat masyarakat tidak simpatik. Mereka menilai pejabat seperti itu tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. “Saya juga kepikiran, enak banget jadi pejabat. Mobil mulus, bensin ditanggung pemerintah dan mobil bisa digunakan kapan saja untuk kepentingan pribadi,” jelasnya. Sementara itu, Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kuningan, Edi Supriadi SSos MSi ketika dikonfirmasi menyebutkan, kendaraan dinas dilarang digunakan untuk kepentingan pribadi. Memang seharusnya setelah beres bekerja mobil disimpan di kantor. Tapi karena demi keamanan, kata Edi, maka mobil tersebut bisa dibawa pulang. Jika mobil tersebut hilang dan rusak, maka harus ditanggung sendiri. “Hingga saat ini yang hilang belum ada. Kalau yang rusak ada, tapi sudah diperbaiki oleh yang menggunakan kendaraan tersebut. Saya sendiri selalu mengimbau agar kendaraan dinas tidak digunakan untuk kepentingan pribadi,” jelas Edi. Ia mengaku, hingga saat ini memang tidak ada aturan khusus terkait sanksi bagi pejabat yang menggunakan kendaraan di luar dinas. Tapi dengan adanya imbauan, pastinya pegawai sudah paham. Sementara itu, terkait data kendaraan pemda per 2014, roda empat sebanyak 343 unit dan roda dua sebanyak 1.817 unit. Kendaraan itu dari mulai pejabat eselon II hingga kades. (mus)
Kendaraan Dinas Mejeng di Swalayan
Jumat 12-12-2014,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,18:12 WIB
Anak Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Dilaporkan ke Polisi, Ini Dia Kasusnya
Selasa 28-07-2026,03:45 WIB
Hasil Pertandingan Indonesia VS Kamboja Piala AFF 2026, Tim Asuhan John Herdman Raih 3 Poin Penting
Selasa 28-07-2026,06:40 WIB
7 Mobil Bekas MPV 7 Seater Pas Buat Keluarga, Kabin Lega Performa Bandel, Harga Turun Signifikan
Senin 27-07-2026,22:29 WIB
Hasil Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026: Mitchell Baker Hattrick di Laga Debut, Garuda Menang Telak 5-1!
Selasa 28-07-2026,11:09 WIB
Rekomendasi Mobil MPV Bekas 50 Jutaan Paling Laris 2026, Kabin Luas, Muat 7 Penumpang, Cocok untuk Keluarga
Terkini
Selasa 28-07-2026,17:00 WIB
Cirebon Siap Bikin Sejarah! Festival Topeng Internasional Bakal Diramaikan Seniman Mancanegara
Selasa 28-07-2026,16:34 WIB
Tak Ada Perbaikan Setelah Penundaan Gaji, Pemkot Pecat Salah Satu ASN
Selasa 28-07-2026,16:00 WIB
Wisata Kuliner Malam di Cirebon Makin Ramai, Area Parkir GTC Disulap Jadi Surga Jajanan
Selasa 28-07-2026,15:40 WIB
Jejak Masa Lalu Situs Batu Naga di Puncak Gunung Tilu Kuningan, Terungkap dari Penanggalan Radiokarbon
Selasa 28-07-2026,15:38 WIB