RUSIA - Anggota parlemen Rusia Mikhail Yemelyanov mengatakan, keputusan Senat Amerika Serikat (AS) untuk memberikan bantuan militer kepada Ukraina, bukanlah untuk membantu menyelesaikan konflik di wilayah tersebut, melainkan untuk menjadikan Ukraina sebagai basis militer mereka untuk melawan Rusia. “Washington tidak pernah tertarik untuk membantu menyelesaikan konflik di Ukraina. Kebijakan AS yang akan mengirimkan bantuan militer, baik itu berupa pasukan atau senjata ke Ukraina, dimaksudkan untuk mengubah Ukraina menjadi semacam sebuah basis militan internasional dengan tergetnya adalah Rusia,” ucap Yemelyanov. Melansir Russia Today, Minggu (14/12), Yemelyanov memprediski dengan adanya konflik yang terus menerus menerjang Ukraina, akan menjadikan negara tersebut bangkrut. Hal ini bisa membuka kesempatan bagi AS untuk semakin memperkuat pengaruhnya di sana. \"Dalam beberapa tahun ke depan, Ukraina mungkin akan berubah menjadi negara miskin, dan mereka akan dipimpin oleh pemerintah anti-Rusia yang didukung AS yang akan mengajarkan masyarakatnya untuk membenci Rusia,” ungkapnya. Dirinya menyatakan, selama AS masih ikut campur dalam konflik di Ukraina, maka negara tersebut tidak akan pernah terbebas dari konflik. Menurut Yemelyanov, AS akan terus secara halus memprovokasi konlfik di Ukraina. (afp)
AS Ingin Jadikan Ukraina Sebagai Basis Militer
Senin 15-12-2014,08:10 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,03:01 WIB
Moonraker Cirebon Bagi 1.000 Takjil Jelang Lebaran, Ratusan Anggota Turun ke Jalan
Kamis 19-03-2026,05:29 WIB
Pohon Besar Tumbang di Rumah Dinas Walikota Cirebon, Nyaris Timpa Area Sekitar
Kamis 19-03-2026,04:30 WIB
Promo Lebaran! Pajak Kendaraan di Jawa Barat Diskon 10 Persen
Kamis 19-03-2026,14:15 WIB
Live Sidang Isbat Kemenag 2026: Jadwal, Cara Nonton, dan Prediksi Lebaran 1447 H
Kamis 19-03-2026,08:01 WIB
Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Tol Palikanci Cirebon, Polisi Bergerak Cepat
Terkini
Kamis 19-03-2026,23:54 WIB
Prabowo Ungkap Alasan Pangkas Anggaran, Demi Cegah Korupsi
Kamis 19-03-2026,23:45 WIB
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen
Kamis 19-03-2026,23:28 WIB
Mobil Dinas Miliaran Jadi Sorotan, Prabowo Minta Kepala Daerah Berbenah
Kamis 19-03-2026,23:14 WIB
Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Minta Dalang Diusut
Kamis 19-03-2026,22:59 WIB