SEOUL - Pemerintahan Presiden Park Geun-hye menanggapi serius insiden kacang yang mencoreng nama baik maskapai asal Korea Selatan (Korsel) Korean Air. Kemarin (16/12) Kementerian Perhubungan Korsel menyatakan bahwa pihaknya tengah merumuskan sanksi atau denda terhadap maskapai terbesar Negeri Ginseng tersebut. \"Kami akan memberlakukan larangan terbang atau menetapkan sejumlah denda terhadap Korean Air,\" terang kementerian perhubungan dalam pernyataan tertulisnya. Jika memilih larangan terbang, kementerian akan melarang maskapai yang bermarkas di Kota Seoul itu beroperasi maksimal satu bulan. Tapi, pemerintah tidak akan memberlakukan larangan tersebut pada semua rute. Jika pemerintah memutuskan untuk mendenda maskapai itu, Korean Air wajib membayar denda maksimal USD 2 juta atau sekitar Rp 25 miliar. \"Selain sanksi atau denda, kami sedang mempertimbangkan untuk menyeret Cho Hyun-ah ke meja hijau,\" lanjut kementerian. Penyebabnya, bukti-bukti yang terkumpul mempertegas tuduhan para korban bahwa Cho menyakiti kru pesawat secara fisik. \"Hari ini kami akan meminta lembaga peradilan melakukan investigasi kriminal terhadap Cho Hyun-ah,\" ungkap kementerian. Sebab, putri owner Korean Air tersebut terbukti meneriaki dan memukul kru pesawat. Gara-garanya, dia tidak memesan tapi mendapatkan kacang macadamia dalam penerbangan New York-Seoul awal bulan ini. Dan kacang itu tersaji di dalam kantong bukan mangkuk. (AP/AFP/hep/c9/ami)
Didenda Rp25 M karena Insiden Kacang
Rabu 17-12-2014,07:54 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,03:01 WIB
Moonraker Cirebon Bagi 1.000 Takjil Jelang Lebaran, Ratusan Anggota Turun ke Jalan
Kamis 19-03-2026,05:29 WIB
Pohon Besar Tumbang di Rumah Dinas Walikota Cirebon, Nyaris Timpa Area Sekitar
Kamis 19-03-2026,04:30 WIB
Promo Lebaran! Pajak Kendaraan di Jawa Barat Diskon 10 Persen
Kamis 19-03-2026,14:15 WIB
Live Sidang Isbat Kemenag 2026: Jadwal, Cara Nonton, dan Prediksi Lebaran 1447 H
Kamis 19-03-2026,08:01 WIB
Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Tol Palikanci Cirebon, Polisi Bergerak Cepat
Terkini
Kamis 19-03-2026,23:54 WIB
Prabowo Ungkap Alasan Pangkas Anggaran, Demi Cegah Korupsi
Kamis 19-03-2026,23:45 WIB
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen
Kamis 19-03-2026,23:28 WIB
Mobil Dinas Miliaran Jadi Sorotan, Prabowo Minta Kepala Daerah Berbenah
Kamis 19-03-2026,23:14 WIB
Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Minta Dalang Diusut
Kamis 19-03-2026,22:59 WIB