JAKARTA - Sprinter andalan Indonesia, Iswandi sadar bahwa prestasi nomor lintasan jarak pendek Indonesia sedang redup. Itu terbukti dari capaian SEA Games Myanmar 2013 lalu. Nomor-nomor jarak pendek tidak berkutik dan gagal merebut satu pun medali emas. Pada ajang multievent dua tahunan negara-negara Asia Tenggara itu, Iswandi harus puas dengan raihan medali perak nomor 100 meter putra dengan catatan waktu 10,51 detik serta perunggu di nomer estafet 4x100 meter. Namun Iswandi menargetkan capaian maksimal bisa didapatkan pada gelaran SEA Games 2015 di Singapura. Atlet kelahiran Taliwang, NTB itu memperbaiki capaiannya di nomor bergengsi 100 meter putra dengan merebut medali emas. \"Ya semoga saja bisa lebih baik dan bisa merebut emas,\" ujar atlet 24 tahun itu. Dirinya cukup optimistis SEA Games kali ini sanggup bersaing dengan pesaing-pesaing utama yang kemungkinan masih akan diisi oleh negara-negara seperti Thailand dan Singapura. Cukup beralasan, sebab catatan waktunya pada kejurnas atletik 2014 lalu, mengalami peningkatan. Saat merebut medali emas nomor 100 meter, catatan waktunya mencapai 10,41 detik. Sebagai catatan, torehan waktu perebut medali emas nomor 100 m putra SEA Games Myanmar lalu, yakni Jirapong Meenapra asal Thailand adalah 10,48 detik. Itu berarti Iswandi, lebih cepat 0,47 detik dari catatan waktu Jirapong. Namun dirinya tidak bersantai. Dalam event terakhir yang diikut yakni, Asean University Games 2014. Meski berhasil merebut medali emas,namun torehannya waktunya melambat menjadi 10,46 detik. Meski masih dalam batas aman jika menilik catatan waktu medali emas SEA Games Myanmar lalu, namun inkonsistensi itu akan menjadi bahaya jika turun di kompetisi yang sebenarnya. Karena itu fokusnya saat ini adalah untuk konsisten untuk memperbaiki catatan waktunya. Iswandi menargetkan untuk berada dikisaran 10,30 detik sampai 10,40 detik. Untuk mencapai telah memfokuskan diri untuk melatih kekutan endurancenya. \"Jadi fokusnya banyak berlatih beban saja. Seperti latihan squad, jadi untuk penguatan otot paha saya. itu bertujuan agar nanti saat awalan di start block ada ledakannya,\" ungkapnya. “Selain itu daya tahan saya maih kurang, karena sprinter itu butuh power yang besar dalam waktu yang sekejap,\" tambahnya. Waktu sekitar enam bulan memang dirasa kurang ideal untuk memaksimalkan target tersbut. Namun dirinya cukup optimis, apalagi sanggup mencapai target tersbut dan membawa pulang medali emas di nomor bergengi 100 meter putra. Terakhir kali merah putih berhasil merebut medali emas di nomor 100 meter putra adalah saat di SEA Games 2011 di Palembang atas nama Franklin Burumi dengan catatan waktu 10,37 detik. (mid) //// Catatan Waktu Iswandi Event Medali Catata n Waktu SEA Games Myanmar 2013 Perak 10,51 detik Kejurnas Atletik 2014 Emas 10,41 detik ASEAN University Games Emas 10,46 detik
Iswandi Kejar 10,40 Detik
Kamis 08-01-2015,10:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 17-09-2026,11:46 WIB
Persib 'Gendong' Ranking Liga Indonesia di Asia Naik Usai Kalahkan FC Seoul
Kamis 17-09-2026,07:52 WIB
8 Tanaman Hias untuk Kamar Mandi, Tahan Lembap, Bantu Segarkan Udara, Wangi Alami dan Jadi Dekorasi
Kamis 17-09-2026,09:00 WIB
Haul Agung Sunan Gunung Jati Digelar Akhir Pekan Ini, Ada 9 Elemen Bersatu
Kamis 17-09-2026,09:50 WIB
2 Motor Terlibat Kecelakaan di Depan Stasiun Prujakan Cirebon, 2 Pengendara Luka Serius
Kamis 17-09-2026,05:41 WIB
Mitsubishi Mirage Exceed 2016 Bekas, Hatchback Compact dengan CVT, FWD, 5 Kursi dan Head Unit Double DIN
Terkini
Jumat 18-09-2026,02:03 WIB
TMMD Imbangan ke-129 Tuntas, Jalan 820 Meter di Gunungmanik Kuningan Buka Akses ke Curug Payung
Kamis 17-09-2026,23:17 WIB
Tak Butuh Banyak Tempat, Ini Tanaman Hidroponik Outdoor yang Cocok untuk Hunian Modern
Kamis 17-09-2026,23:00 WIB
7 Tanaman Minimalis Outdoor Hiasan untuk Rumah dengan Lahan Terbatas, Pas untuk Pemula
Kamis 17-09-2026,22:56 WIB
Tanaman Minimalis Outdoor Hiasan, Pilihan Cantik untuk Rumah Sempit yang Tetap Terlihat Asri
Kamis 17-09-2026,22:21 WIB