Pengakuan Idrus Soal Survei Sementara di Internal Golkar
BANDUNG - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Idrus Marham memuji kiprah Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat (Jabar) Dr H Irianto MS Syafiuddin (Kang Yance). Mantan Bupati Indramayu itu dinilai mampu menggerakkan mesin politik di tubuh partai berlambang pohon beringin itu. Meski hasil survei calon gubernur (cagub) dari DPP belum diumumkan, suami Bupati Hj Anna Sophanah mempunyai peluang besar untuk dicalonkan.
”Kalau kita melihat sosok Yance memang sudah layak dicalonkan sebagai orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar,” ujar Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham usai membuka kegiatan orientasi juru dakwah di Hotel Grand, Lembang, Kabupaten Bandung.
Idrus menjelaskan, kegiatan orientasi juru dakwah yang merupakan ide cerdas Ketua DPD Golkar Jabar, Dr Yance, perlu ditiru oleh seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar di seluruh Indonesia. Pasalnya, kegiatan yang satu ini mampu meningkatkan kekaryaan di kalangan para da’i, terutama mereka yang berprofesi sebagai juru dakwah.
Juru dakwah, kata Idrus, memiliki peranan vital di tengah masyarakat karena sebagai panutan dan teladan masyarakat, sehingga apa yang disampaikan juga akan dituruti para jamaah.
Idrus juga menyampaikan, popularitas ulama tidak kalah dengan artis, bahkan bisa lebih populer di lingkungan masyarakat akar rumput. Sebab, artis hanya popular saat diidolakan, tetapi ulama selamanya akan menjadi panutan. Untuk itu, lanjutnya, tak salah jika Yance terus melakukan silaturahmi ke sejumlah ulama di Jabar. “Kami menyampaikan apresiasi kepada DPD Golkar Jabar yang mampu menyelanggarakan kegiatan ini. Kami meminta agar kegiatan tersebut berkesinambungan,” terang Idrus.
Masih menurut Idrus, saat ini DPP Golkar masih melakukan survei bakal calon gubernur yang akan diusung Golkar pada Pemilukada 2013 mendatang. Sejumlah nama bakal calon gubernur yang akan diusung partai pimpinan Aburizal Bakrie, termasuk Kang Yance yang santer bakal diusung Golkar untuk Jabar Satu. Untuk pengumuman hasil survei bakal cagub, sambungnya, paling lambat enam atau tujuh bulan menjelang pelaksanaan Pemilukada.
“Kalau Kang Yance hasil surveinya paling tinggi di antara calon lainnya, maka secara otomatis akan diusung. Untuk saat ini, hasil survei nama Kang Yance memang trennya terus naik, baik popularitas maupun tingkat keterpilihan, jika dibandingkan dengan calon lain yang namanya ikut disurvei,” jelasnya.
DPP Golkar, kata dia, tidak akan gegabah dalam mengusung calon yang akan maju untuk Jabar Satu, namun harus benar-benar menang dalam pertandingan. Golkar Jabar merupakan barometer di tingkat nasional, apabila Golkar di Jabar menang, maka di seluruh daerah akan menang. Untuk itu, DPP Golkar akan berusaha sekuat tenaga untuk merebut hati rakyat untuk memenangkan Kang Yance sebagai Gubernur Jabar. Selain mendukung Kang Yance sebagai gubernur, dirinya siap mengusung Aburizal Bakrie sebagai calon presiden. ”Yang jelas, Kang Yance harus jadi gubernur, Bung Ical jadi presiden,” ungkap Idrus Marham. (dun)