INDRAMAYU-Acara Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu 2010-2015 yang berlangsung di Aula Unwir, Senin (2/8) malam, mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Enam pasangan cabup semuanya hadir, yaitu H Api Karpi-H Rawita, Drs H Mulyono Martono MM-Handaru Wijaya Kusumah ST, H Gorry Sanuri-Ruslandi, Hj Anna Sophana-Drs H Supendi MSi, Toto Sucartono SE-H Kasan Basari, dan H Uryanto Hadi SH SE-H Abas Abdul Djalil SAg MSi. Semula, acara yang dimoderatori Murip Yahya MPd dan menghadirkan tiga orang panelis, yakni DR Tohidin MP (Rektor Unwir), Drs Aan Juhana Sendjaya MPd, dan DR Ujang Suratno SH ini diharapkan akan berlangsung seru dan menarik. Antar kandidat diprediksi bisa saling berdebat. Namun konsep acara ini justru mirip cerdas cermat. Panelis secara bergantian memberikan satu pertanyaan, lalu dijawab secara bergantian oleh masing-masing pasangan calon. Jawabannya tepat atau tidak, bahkan ngawur sekalipun tidak masalah. Karena tidak ada yang meralat atau mendebat. Namun undangan sedikit terhibur dengan cabup H Api Karpi yang selalu berapi-api dalam menjawab pertanyaan, dengan jawaban yang sederhana, lugas dan khas. Pertanyaan yang diberikan kepada kandidat cabup juga sangat mendasar, yaitu menyangkut IPM (Indeks Pembangunan Manusia) beserta indikatornya seperti pendidikan dan ekonomi (daya beli). Sebelum menjawab pertanyaan, masing-masing pasangan cabup diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi misi mereka. Panelis pertama, DR Tohidin MP memberikan pertanyaan tentang capaian IPM Indramayu yang berhasil naik 1,6 digit, dan berapa target IPM apabila terpilih sebagai bupati nanti. Ternyata lima kandidat menilai kalau capaian ini masih jauh dari harapan, dan hanya pasangan Anna Sophanah-Supendi yang menilai kalau prestasi ini sudah luar biasa. Bahkan menurut Anna, kenaikan 1,6 digit ini merupakan yang tertinggi dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Mulyono Martono justru prihatin dengan posisi IPM Indramayu yang menurutnya masih berada di posisi bawah. Begitu juga Uryanto Hadi dan Toto Sucartono, mereka menilai kalau IPM Indramayu masih kalah dibandingkan daerah lain, sehingga perlu untuk terus digenjot. Sementara Gorry Sanuri berpendapat, rendahnya IPM Indramayu adalah karena masyarakat kurang cerdas. Sedangkan Api Karpi berpendapat, yang terlebih dahulu diutamakan adalah membuat masyarakat sehat (waras). (oet)
Debat Cabup-Cawabup Mirip Cerdas Cermat
Selasa 03-08-2010,23:56 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 21-05-2026,11:09 WIB
Masih Diburu! Harga Toyota Agya GR Sport Bekas Tahun 2022 Mei 2026, Segini Pasaran Manual dan Matik
Kamis 21-05-2026,10:30 WIB
Masa Depan Suram Rafael Leao setelah Ditolak Arsenal dan Manchester United
Kamis 21-05-2026,12:30 WIB
Cara Mencari Siaran TVRI Sport Piala Dunia 2026, Ini Frekuensi TVRI Digital Terbaru Setelah Pembaruan
Kamis 21-05-2026,22:03 WIB
Menlu Sugiono: 9 WNI Relawan Kemanusiaan Gaza Sudah Tinggalkan Israel
Kamis 21-05-2026,11:42 WIB
Cara Mengemudi Mobil Listrik untuk Pemula Perempuan, Lebih Mudah, Praktis, dan Anti Grogi di Jalan
Terkini
Jumat 22-05-2026,09:37 WIB
5 Fakta Menarik Cristiano Ronaldo Juara Liga Arab Bersama Al-Nassr : Modal ke Piala Dunia
Jumat 22-05-2026,09:30 WIB
Manuel Neuer Balik Bela Jerman di Piala Dunia 2026, Ini Daftar Lengkap Skuadnya
Jumat 22-05-2026,09:20 WIB
Rekonstruksi Pembuangan Bayi di Kuningan, 36 Adegan dari Melahirkan hingga Buang Bayi ke Sungai
Jumat 22-05-2026,09:18 WIB