KUNINGAN - Masyarakat yang berharap dibukanya rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2015, masih harus gigit jari. Seperti tahun 2014, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kembali memastikan tidak akan mengajukan rekrutmen CPNS tahun 2015 ini. Atau masih memberlakukan moratorium CPNS. “Tahun ini, kita pastikan nggak ada rekrutment CPNS,” tegas Kepala BKD Kuningan, Uca Somantri MSi, Senin (23/3). Alasan dasarnya, kata Uca, masih seperti dulu. Secara keseluruhan jumlah PNS di lingkup Pemkab Kuningan sudah over, atau berlebihan. Yaitu mencapai 14.116. Ditambah jumlah CPNS kategori 2 (K-2) mencapai 524 orang. Sehingga total PNS Kuningan mencapai 14.630 orang. Kelebihan PNS didominasi tenaga administrasi dan ketatausahaan. Meski begitu, Uca tidak memungkiri jika pemkab juga memiliki banyak kekurangan tenaga PNS untuk bidang tertentu. Seperti tenaga guru, tenaga kesehatan, penyuluh pertanian dan fungsional umum tertentu, seperti penjaga pintu air, auditor hingga Satpol PP. Tapi dia belum menghitung dan merinci total kekurangan PNS itu. “Itu hanya garis besar kekurangan,” jelas Uca. Untuk kekurangan tersebut, ungkap Uca, BKD kini tengah memberdayakan rekan-rekan PNS yang ada. Contoh untuk memenuhi kekurangan tenaga guru, pihaknya akan mengarahkan PNS tenaga administrasi untuk menjadi guru. Ditegaskan, bahwa tuntutan jam mengajar guru harus 24 jam. Dulu, guru SD bisa nyambi mengajar di SMP. Sekarang sebaliknya, guru SMP yang diperbolehkan mengajar di SD. Sebab rata-rata SMP kelebihan jam mengajar. “Guru harus mengajar 24 jam. Itu syarat untuk sertifikasi,” jelasnya lagi. Maka, dia mengimbau para PNS tenaga administrasi dan ketatausahaan yang berminat menjadi guru untuk mengambil izin belajar ke BKD agar terarah sesuai kebutuhan. Disayangkan Uca, tidak sedikit PNS melanjutkan kuliah tetapi tidak memperhatikan kebutuhan organisasi. Sudah banyak juga yang mengajukan izin kuliah, lalu diarahkan sesuai kebutuhan organisasi, tetapi mereka tidak minat. “Kendala kita dari program izin kuliah ini, ketika diarahkan sesuai kebutuhan organisasi, ternyata ada yang minat, ada yang nggak,” tutur dia. Selain diarahkan sesuai kebutuhan, pihaknya mengarahkan guru yang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi agar mengambil program studi linier. “Untuk guru, kalau pendidikannya tidak linier, kenaikan pangkatnya tidak akan kita proses. Jadi harus linier,” tegas Uca. (tat)
Moratorium untuk CPNS Berlanjut
Selasa 24-03-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,02:01 WIB
Ratusan Tukang Becak dan Sopir Angkot Cirebon Dapat Kompensasi Rp1,4 Juta Jelang Mudik Lebaran
Sabtu 14-03-2026,23:15 WIB
Berkah Lebaran 2026, 20 Mobil Andi Rent Car Majalengka Ludes Disewa Pemudik
Sabtu 14-03-2026,22:58 WIB
Kecelakaan di Dukupuntang Cirebon, Dua Motor Tabrak Mobil Misterius, Tiga Orang Terluka
Minggu 15-03-2026,05:01 WIB
Catat! Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan 18 Maret
Sabtu 14-03-2026,22:01 WIB
Jalan Poros Mundu–Greged Rusak Parah, Ujang Busthomi Turun Tangan Perbaiki
Terkini
Minggu 15-03-2026,21:00 WIB
Surga Tersembunyi, Ini Dia 8 Tempat Wisata Libur Lebaran di Majalengka Sejuk dan Instagramable
Minggu 15-03-2026,20:00 WIB
4 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026, Cek Kondisi Jalan Langsung dari HP
Minggu 15-03-2026,19:31 WIB
Bus Terbakar di Cipali KM 95 Arah Jakarta, Muncul Asap di Bagian Ini
Minggu 15-03-2026,19:00 WIB
Serunya Hijabers Serenity Ride di Cirebon, 30 Pengendara Scoopy Berbagi Inspirasi
Minggu 15-03-2026,18:30 WIB