KUNINGAN - Hingga Juni 2015, realisasi kolektif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan-Perkotaan (PBB P2) telah mencapai Rp8,5 miliar dari target Rp16,5 miliar. Bahkan, 122 desa dari 376 desa/kelurahan telah mampu melunasi PBB. “Alhamdulillah, terima kasih masyarakat, kepala desa, dan para camat,” ucap Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, Minggu (14/6). Sudah lunasnya 122 desa/kelurahan, diharapkan Dian akan menjadi preseden baik dalam pemungutan pajak. Tentu menuju masyarakat kuningan peduli, partisipatif dan taat dalam membayar pajak. Dipaparkan bahwa dari pemberlakuan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah terjadi perubahan paradigma cukup mendasar dalam pengelolaan pajak daerah. Pemerintah daerah dituntut untuk lebih mandiri dalam membiayai pembangunan. Salah satu konsekuensi atas tuntutan kemandirian tersebut, pemerintah pusat telah melimpahkan beberapa pajak pusat menjadi pajak daerah untuk dikelola secara mandiri oleh daerah. Diantaranya PBB sektor perdesaan dan perkotaan. Atau lebih kita kenal dengan sebutan PBB P2. Berkat kerja keras dan dukungan semua pihak, sejak tahun 2014 pihaknya telah sukses mengelola PBB P2 secara mandiri. Dimana, semua pelayanan PBB P2 sudah bisa dilayani langsung oleh Dispenda. “Dari target Rp14,5 miliar bisa terealisasi Rp15 miliar atau mencapai 103,26 persen,” sebutnya. Tahun 2015, target pajak daerah yang harus dipungut telah mencapai Rp51,1 miliar. Sungguh merupakan tantangan cukup berat baginya. Untuk itu, berbagai langkah dan terobosan telah dilakukannya dalam pencapaian target pajak daerah tersebut. Yang kesemuanya terangkum dalam kebijakan strategis Dispenda. Antara lain penataan dan pengembangan sumber daya aparatur Dispenda, intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, penyesuaian tarif pajak, dan penegakan hukum perpajakan daerah. “Selain itu, untuk lebih mendekatkan pajak kepada masyarakat, kami berupaya menyosialisasikan pajak secara masif kepada seluruh masyarakat Kuningan. Baik melalui media cetak, media elektronik, media bilboard maupun dengan pagelaran malam apresiasi pajak,” imbuhnya. Dian menyadari, betapa pentingnya peran masyarakat dalam upaya pemungutan pajak. Untuk itu dia mengimbau seluruh masyarakat untuk berkontribusi. Yaitu dengan cara membayar pajak tepat waktu. Karena, tanpa kesadaran dan dukungan masyarakat dalam membayar pajak, maka proses pembangunan akan terhambat. (tat)
122 Desa Lunas PBB P2
Senin 15-06-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,23:29 WIB
Curanmor di Palimanan Terekam CCTV, Motor Karyawan Rumah Makan Raib dalam Hitungan Detik
Sabtu 14-03-2026,03:01 WIB
Curanmor di Jagasatru Cirebon, Skuter Metic Milik Warga Raib dari Halaman Rumah
Jumat 13-03-2026,20:01 WIB
Polresta Cirebon Gelar GPM, 1.567 Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Jumat 13-03-2026,20:31 WIB
Ramai Investasi Emas Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Jumat 13-03-2026,21:07 WIB
Jelang Idulfitri, Polres Cirebon Kota Gelar GPM untuk Warga
Terkini
Sabtu 14-03-2026,19:00 WIB
Pemain Sinetron 'Istiqomah Cinta' Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan
Sabtu 14-03-2026,18:03 WIB
Mau Rezeki Datang Terus? Coba Pakai Warna yang Satu Ini
Sabtu 14-03-2026,17:31 WIB
Senengnya Dapat Ikan Jumbo di Tradisi Gobyag Lauk Kabupaten Kuningan
Sabtu 14-03-2026,17:05 WIB
GBK Bakal Panas! Ini Jadwal Lengkap Indonesia di FIFA Series 2026
Sabtu 14-03-2026,16:39 WIB