Pemdes Belum Cek Lokasi, Warga Khawatir Tanggul Rusak BANGODUA- Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Sumber Daya Air Pertambangan dan Energi (PSDA-Tamben) Widasari mengaku, tidak tahu terkait adanya aktivitas pengerukan tanggul Sungai Cimanuk di Desa Karanggetas Kecamatan Bangodua. Padahal galian pasir yang sudah meninggalkan empat cerukan sedalam 1-2 meter itu sudah berlangsung kurang lebih satu pekan. Tim Pelaksana Teknis UPTD PSDA-Tamben Widasari, Sarwidi mengatakan, pihaknya selaku otoritas PSDA-Tamben di Kecamatan Widasari memang tak pernah dilapori perihal adanya galian. Tak adanya laporan, diduga karena galian di tanggul Sungai Cimanuk bukan termasuk dalam kewenangannya. “Kami tidak berwenang dalam permasalahan tanggul Sungai Cimanuk yang dikeruk, wajar kalau kami sampai tidak tahu. Masalah pengerukan itu, BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Cimanuk-Cisanggarung yang lebih berwenang,” ujar Sarwidi, kepada Radar, Senin (22/6). Sarwidi menambahkan, informasi adanya pengerukan tanggul baru diketahuinya dari wartawan koran ini. Dia menyarankan agar wartawan koran ini langsung menghubungi pejabat BBWS Cimanuk-Cisanggarung untuk mendapat penjelasan lebih mendetil. Sayangnya, belum ada pejabat BBWS Cimanuk Cisanggarung yang bisa dikonfirmasi Radar di kantornya di Jl Pemuda, Kota Cirebon. Pejabat berwenang kabarnya masih dalam proses mutasi dan penggantinya belum bisa dihubungi. Begitu juga pemilik galian tersebut. Upaya konfirmasi dari wartawan koran ini juga belum berhasi. Wartawan koran ini yang mendapat kontak telepon dan berulang kali menghubungi, ternyata belum direspons. Termasuk upaya konfirmasi via pesan singkat yang belum dijawab hingga berita ini diturunkan. Sementara itu, kuwu Karanggetas melalui Sekretaris Desa, Wamuk juga tidak tahu secara pasti perihal perizinan pengerukan tanah tanggul Sungai Cimanuk. Setidaknya, bila ada izin pemdes pasti mengetahui karena ada pemberitahuan. “Kami juga belum tahu sudah ada izinnya atau belum. Apakah sudah ada izin dari kuwu juga kami tidak tahu, bahkan kami juga belum meninjau lokasi galian,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Karanggetas Kecamatan Bangodua mempertanyakan izin atas tanah tanggul Sungai Cimanuk yang mulai dikeruk. Warga Desa Karanggetas, Arwa (30) mengungkapkan, pengerukan tanah tanggul sudah berlangsung sekitar satu pekan. Namun, tidak ada informasi kepada warga terkait aktivitas itu. Warga pun tidak mengetahui, siapa yang melakukan aktivitas galian itu. “Kami mau protes tapi tidak tahu kepada saya. Warga hanya bertanya-tanya karena tanah tanggul yang dikeruk sudah ada empat lokasi. Kedalaman lebih dari satu meter dan lubangnya cukup lebar. Kami perlu informasi, karena khawatir akan akibat yang akan ditimbulkan,” ujar Arwa. Diungkapkan Arwa, kekhawiran warga bukan tanpa dasar. Tanah tanggul merupakan pelindung warga dari luapan Sungai Cimanuk. Dengan adanya galian yang kedalamannya 1-2 meter, tentu tanggul menjadi terbuka. “Sebelumnya pengerukan tanggul pernah terjadi di Desa Pilangsari dan desa itu kebanjiran luapan Sungai Cimanuk musim hujan kemarin. Kami tidak mau musibah yang sama menerpa desa kami,” tandasnya. Arwa menambahkan, bila pengerukan tanggul terus dibiarkan, dirinya khawatir ketika musim hujan akan terkenda dampak luapan. Apalagi dalam satu pekan saja sudah meninggalkan empat bekas galian. Hal senada yang diungkapkan warga lainnya, Warsidi (28). Dirinya berharap pemerintah daerah khususnya dinas terkait melakukan peninjauan dan mengambil tindakan. Bila memang galian itu berizin, sudah seharusnya ada informasi kepada warga mengenai peruntukan tanah dan bagaimana penanganan lokasi galian agar tidak membahayakan warga. (oni)
UPTD PSDA Tak Tahu Ada Galian
Selasa 23-06-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,05:13 WIB
Panduan Membeli Mobil Bekas Suzuki Ertiga Gen 1, Kelebihan Mesin K14B Irit BBM, Kekurangan Cuma Ini
Rabu 30-09-2026,12:35 WIB
Cari Mobil Keluarga Murah? 5 Mobil Bekas Terjangkau Harga Rp80 Jutaan Ini Menarik untuk Dimiliki
Rabu 30-09-2026,08:22 WIB
FIFA ASEAN Cup 2026: John Herdman Dipecat Jika Indonesia Menang Lawan Bangladesh dengan Skor Tipis
Rabu 30-09-2026,07:25 WIB
Cara Memilih Toyota Rush G 2019 Bekas, Jangan Terpaku Harga Sebelum Cek Mesin, Bodi dan Dokumen
Rabu 30-09-2026,09:57 WIB
Bikin Geleng Kepala, 3 iPhone Rp70 Juta Raib: Pelaku Hanya Pakai Celana Dalam
Terkini
Rabu 30-09-2026,23:53 WIB
Gila! Desak Made Rita Cetak Rekor Asia, Emas Keempat Indonesia di Asian Games 2026
Rabu 30-09-2026,23:08 WIB
Rekomendasi Tanaman Indoor Minimalis yang Tidak Makan Banyak Ruang, Ini 6 Pilihan Cantiknya
Rabu 30-09-2026,23:06 WIB
Rekomendasi Tanaman Indoor Minimalis Hemat Tempat untuk Rumah Kecil, Ini 5 Pilihan Terbaiknya
Rabu 30-09-2026,23:01 WIB
Cocok Ditanam di Rumah, 7 Tanaman Indoor Minimalis yang Tidak Makan Banyak Ruang
Rabu 30-09-2026,22:00 WIB